Firhan Diduga Keracunan Obat

Jum'at, 06 Maret 2015 - 10:56 WIB
Firhan Diduga Keracunan...
Firhan Diduga Keracunan Obat
A A A
PURWAKARTA - Diduga keracunan obat, Firhan Amer, bocah berusia 13 tahun warga Kampung Pangkalan, Desa Palinggihan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, mengalami kelainan pada kondisi fisiknya.

Kondisi Firhan yang harusnya duduk di kelas 6 SD ini menyerupai penderita busung lapar. Tubuhnya kurus, bagian wajah bengkak-bengkak, dan bagian perut membuncit. Namun orang tuanya, Heri, 37, dan Mimin, 35, membantah jika anaknya menderita gizi buruk.

Menurut mereka perubahan fisik anak pertamanya itu diduga akibat keracunan obat. Perubahan fisik anaknya terjadi lima tahun lalu sejak Firhan duduk di kelas 2 SD. “Kami pernah membawanya ke pengobatan alternatif. Katanya putera kami disebut keracunan obat, bukan gizi buruk,” kata Heri saat ditemui di rumahnya, kemarin.

Heri menceritakan, semula pada awal 2008 lalu saat anaknya berusia 7 tahun mengalami kecelakaan di sekolahnya. Setelah peristiwa tersebut Firhan mengalami sakit panas dan aneh nya sekujur tubuhnya bengkak-bengkak. Namun, kata, Heri Firhan sempat sembuh dan kembali ke sekolah. Selang beberapa bulan kemudian penyakitnya kambuh lagi dan tubuhnya kembali bengkak-bengkak.

Dugaan keracunan obat itu pun beralasan karena setelah selama lima tahun itu, Firhan mengonsumsi empat jenis obat, yakni captopril, methylprednisolone, BMF dan dexa. Kini, kedua orang tuanya mulai menghentikan memberikan asupan obat dari dokter yang harus Firhan makan setiap hari. “Sudah dua minggu ini saya hentikan meberi Firhan obat dan mulai beralih dulu ke obat tradisional.

Ternyata mulai ada pengaruhnya, mudah-mudahan bisa lekas sembuh,”harap dia. Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Didi Suardi mengaku belum mengetahui mengenai kasus yang dialami Firhan. Pihaknya enggan terburu-buru memvonis Firhan mengalami gizi buruk atau keracunan obat. Untuk memastikan penyebabnya penyakit yang diderita Firhan pihaknya perlu mengeceknya langsung dan mendiagnosanya.

“Kami belum bisa langsung memvonis itu gizi buruk atau keracunan obat, karena harus didiagnosa dulu. Termasuk soal gizi buruk bawaan yang kemungkinan diderita Firhan. Karena gizi buruk juga bisa bawaan dari penyakit-penyakit lain,” ujar nya. Dia mengaku akan menindaklanjuti temuan itu dengan menugaskan petugas medis pemerintah.

Didin jalaludin
(bhr)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Obat Penenang...
Penjualan Obat Penenang di Israel Meningkat sejak Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved