Pos Polantas Grobogan Dirusak Oknum TNI

Senin, 02 Maret 2015 - 19:25 WIB
Pos Polantas Grobogan...
Pos Polantas Grobogan Dirusak Oknum TNI
A A A
GROBOGAN - Pos Polantas Grobogan di Jalan Raya Semarang – Purwodadi diduga dirusak sejumlah oknum TNI.

Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebut, pos polantas itu dirusak pada Minggu 1 Maret 2015 sekira pukul 17.30 WIB. Semua kaca pos polantas itu dirusak dengan cara dihantam sangkur.

Sekira dua jam kemudian, petugas berhasil menangkap para pelakunya yang ternyata oknum anggota TNI.

Ada tiga yang ditangkap. Mengenai pemicunya, beberapa saat sebelum kejadian, para anggota TNI itu sedang makan.

Di dekatnya ternyata ada satu laki – laki memainkan gas sepeda motornya, seperti mengejek. Saat ditanya, mengaku dari anggota Polsek.

Laki–laki berpakaian preman itu langsung tancap gas. Karena kesal, para anggota TNI itu melampiaskan kekesalannya dengan merusak pos polantas.

Tiga pelakunya; Pratu MK (anggota Yon 408 Kompi Bantuan Sragen); Pratu K (Anggota Yon 408 Kompi Bantuan Sragen) dan Prada K (anggota Yon 403 Yogyakarta).

Ini dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol A. Liliek Darmanto saat dikonfirmasi.

“Betul, selanjutnya langsung diserahkan ke Kodim Purwodadi,” ungkapnya via pesan BlackBerry Messenger (BBM) yang diterima, Senin (2/3/2015) sore.

Terkait orang tak dikenal yang mengejek para anggota TNI itu sejauh ini belum bisa terkonfirmasi, apakah betul anggota Polri atau bukan. Penyelidikan terus dilakukan.

Insiden ini juga mendapat perhatian Polda Jawa Tengah, Wakil Kepala Polda Jateng Brigjen Pol Slamet Riyanto dan rombongan mendatangi Grobogan pada Senin siang ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Letkol Elpis Rudi mengatakan saat kejadian tidak ada yang berpakaian dinas.

“Bisa saja masalah pribadi, karena semua tidak memakai pakaian dinas. Jadi anak – anak (anggota TNI) pulang dari undangan pernikahan teman satu litingnya, lalu makan, ada orang blayer motor, lari sambil mengaku polisi,” kata dia.

Pihaknya juga belum bisa memastikan apakah itu betul anggota polisi atau tidak, karena berpakaian sipil. Untuk para pelakunya Elpis menyebut sekarang dalam penanganan Denpom IV/3 Salatiga.

“Pelakunya dua orang, bukan tiga. yang satu tidak terlibat karena hanya dijemput saat akan pulang. Sekarang masih dalam proses Denpom Salatiga,” lanjut dia.

Dia mengimbau agar para prajurit TNI di jajarannya agar tidak mudah terprovokasi. “Tidak ada crash antara TNI – Polri. Tidak ada masalah yang berkembang. Di Jateng – DIY itu kerjasama TNI – Polri sangat bagus,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Ada CLBK Dibalik Insiden...
Ada CLBK Dibalik Insiden Polisi Tembak Istri dan Babinsa TNI di Jeneponto
CLBK Diduga Penyebab...
CLBK Diduga Penyebab Oknum TNI Ditembak Anggota Polisi
Ini Pengakuan Bripka...
Ini Pengakuan Bripka Her, Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI
Polisi Penembak Istri...
Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI Ditetapkan Tersangka
Anggota Polisi Tembak...
Anggota Polisi Tembak Istri dan Oknum TNI Selingkuhannya
Polda Sulsel Pastikan...
Polda Sulsel Pastikan Polisi Penembak Istri dan Anggota TNI Diproses Hukum
Berita Terkini
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
1 jam yang lalu
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
2 jam yang lalu
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
3 jam yang lalu
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
16 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
16 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved