Memancarkan Radio dari Lokasi Terpencil

Minggu, 01 Maret 2015 - 10:51 WIB
Memancarkan Radio dari...
Memancarkan Radio dari Lokasi Terpencil
A A A
PALEMBANG - Robby mengatakan, para penikmat radio amatir yang tergabung dalam Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) merupakan orang yang mempunyai hobi dalam bidang teknik elektronika radio dan komunikasi serta secara sukarela bersedia mengabdi kepada bangsa dan masyarakat.

”Satu lagi, radio amatir tidak identik dengan kemiliteran, tapi hobi komunikasi yang bisa dimanfaatkan dengan aspek luas,” kata pemilik sertifikat PSK-63 Award Series yang menjadi apresiasi komunikasi amatir radio di ASEAN, dengan komunikasi yang sudah melebihi dari 200 kanal radio amatir. Saat ini, radio amatir semakin memberikan aspek positif bagi penikmatnya. Amatir radio juga kerap berkelana ke lokasi-lokasi terpencil.

Meski berada di lokasi baru, amatir radio akan disambut hangat oleh komunitas amatir radio di tempat yang disinggahi. Amatir radio yang berorientasi pada Island On The Air (IOTA), akan selalu berkeliling untuk memancarkan radio dari lokasi-lokasi terpencil.

“Hobi radio amatir bisa bersinggungan dengan hobi travelling. Mereka akan pergi ke lokasi yang jauh dan terpencil, terutama pulau-pulau terluar Indonesia, guna memancarkan radio,” ujarnya. Kegiatan amatir radio IOTA, jelas dia, secara tidak langsung memberikan keabsahan teritori pada wilayah tertentu.

Contohnya, ungkap Robby, keberadaan sebuah pulau terluar di Indonesia ternyata sudah disewakan pada pihak asing. Namun, baru diketahui setelah seorang amatir radio menyinggahi tempat tersebut. Mengenai misi “ngebreak” di lokasi pulau terpencil atau terluar, maka catatan komunikasinya menjadi pengakuan akan keberadaan wilayah tersebut.

“Mungkin bisa dikatakan misi NKRI. Pulau-pulau yang belum terjangkau komunikasi umum, sudah dijangkau radio amatir dan catatan mengudarannya diakui,” imbuhnya. Kemampuan komunikasi para amatir radio meski berada jauh hingga di pulau atau bagian bumi lain juga diakui setelah mereka saling berkirim kartu pos (pos card).

Kartu pos sebagai salah satu bukti komunikasi dua arah para amatir radio. Semakin banyak kartu pos yang dikumpulkan, maka membuktikan semakin banyak jam terbangnya.“Dunia amatir radio sesungguhnya penting. Mereka yang berprofesi pilot, penyiar juga wajib mempelajarinya. Karena itu kami senang menjadi anggota amatir radio,” tandasnya.

Tasmalinda
(bhr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
39 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
50 menit yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved