Lokasi Limbah Medis B3 Disegel

Jum'at, 27 Februari 2015 - 14:02 WIB
Lokasi Limbah Medis...
Lokasi Limbah Medis B3 Disegel
A A A
BANGKALAN - Kasus pembuangan limbah medis yang mengandung Bahan Berbahaya Beracun (B3) di Perbukitan Desa Kemuning, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.

Baru-baru ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan, bertindak tegas dengan menutup lokasi yang dijadikan tempat pembuangan limbah medis B3 tersebut. Tidak hanya menutup, satpol PP juga melarang seluruh pihak mendekati lokasi limbah medis karena sangat berbahaya bagi kesehatan.

Kasubid Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Bangkalan Hasbullah menyatakan, penutupan setelah penemuan lokasi limbah medis B3 dilakukan karena telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Bangkalan Nomor 3/2014. Di mana, dalam perbup yang berisi izin penyimpanan sementara limbah B3 tersebut jelas hal tersebut tidak diperbolehkan.

“Kami terpaksa menutup lokasi pembuangan limbah medis rumah sakit, karena hal itu sudah melanggar aturan. Khususnya Perbup tentang Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3,” ujarnya. Hasbullah menjelaskan, pembuangan limbah medis yang mengandung B3 tersebut sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar. Tidak seharusnya limbah medis dibuang sembarang, melainkan ada tempat khusus yang disediakan dari pihak rumah sakit untuk kemudian memusnahkan limbah berbahaya tersebut.

Apalagi menurutnya, di lokasi penemuan yang berdekatan dengan lokasi perbukitan, limbah medis sudah dalam kondisi terbakar. Padahal, asap akan terbawa angin sehingga potensi dihirup oleh warga sekitar semakin banyak. “Limbah rumah sakit itu tidak boleh dibuang di sembarang tempat, karena sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar. Itu yang menjadi salah satu alasan kami menutup lokasi pembuangan limbah medis yang baru ditemukan,” ungkapnya.

Terpisah, Kasi Trantib Kantor Camat Tragah Bangkalan Muh Hasin menyatakan, kalau aktivitas pembuangan limbah B3 tersebut sejak pertengahan 2014 lalu. Cuma, pelaku yang membuang limbah medis sulit terdeteksi karena membuang limbah pada malam hari dan langsung dibakar.

“Infor-masinya dari salah satu Rumah Sakit di Surabaya. Datang saat malam hari, langsung dibakar sehingga sulit dideteksi,” ucapnya. Untuk mengingatkan, di sekitar Perbukitan Desa Kemuning, ditemukan tumpukan limbah medis yang sudah dalam kondisi hangus terbakar. Dalam limbah yang terbakar tersebut terdapat jarum suntik, ribuan botol dengan berbagai jenis ukuran, sarung tangan, serta puluhan tempat ari-ari.

Subairi
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
Prediksi 3 Lokasi di...
Prediksi 3 Lokasi di Mana Perang Dunia 3 Dapat Terjadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved