Sisir Bakso Celeng di Empat Kecamatan

Sabtu, 21 Februari 2015 - 10:12 WIB
Sisir Bakso Celeng di...
Sisir Bakso Celeng di Empat Kecamatan
A A A
MUARABELITI - Menanggapi maraknya peredaran bakso yang diduga menggunakan cairan berbahaya boraks dan berbahan baku daging babi (celeng) di sejumlah daerah di Indonesia, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Musi Rawas (Mura) berjanji segera menurunkan tim sidak.

Kepala Disperindagsar Kabupaten Mura Bambang Hermanto mengatakan, paling lambat minggu depan pihaknya melakukan penyisiran terhadap para pedagang dan warung yang memperjualbelikan bakso di masyarakat. Tim diturunkan dengan berkoordinasi Dinas Kesehatan (Dinkes) yang langsung melakukan pengecekan saat penyisiran dilakukan menggunakan peralatan yang ada.

"Untuk tahap awal, kita lakukan penyisiran di empat kecamatan, yakni Tugumulyo, Megang Sakti, Muara Kelingi dan Muara Lakitan," sebut Bambang kepada KORAN SINDO PALEMBANG, di ruang kerjanya. Jumat (20/2).

Menurutnya, saat tim turun menanyakan dari mana penjual itu mendapatkan bakso. Apakah membuat sendiri atau membeli dari produsen lain. Jika saat pengecekan ditemukan ada kandungan borak dan menggunakan bahan dari daging lain, pihaknya akan terus mengusut.

"Nah, jika ditemukan dari produsen luar Mura, misalnya di Kota Lubuklinggau, Disperindagsar mengirim surat ke Diperindag Lubuklinggau untuk melakukan pengecekan di lapangan," jelas dia. Bambang menjelaskan, pihak nya mengimbau para penjual bakso dapat memerhatikan kualitas makanan yang di perjualbelikan.

Jangan sampai menggunakan bahan berbahaya ataupun bahan daging yang diharamkan hanya untuk menarik keuntungan semata. "Sanksi kita berikan ketika ditemukan adanya penyimpang an, baik secara tertulis atau pun lainnya. Sebab, aktivitas itu jelas merugikan masyarakat terkait kualitas yang diperjualbelikan," ujarnya. Secara terpisah, Amin, warga Tugumulyo mengatakan, dirinya menyesalkan adanya bakso yang menggunakan bahan-bahan berbahaya dan bahan baku daging yang dilarang.

"Kami minta petugas Disperindagsar Mura bisa memberikan keterangan di publik lokasi mana penjualan bakso yang mengandung bahan berbahaya dan daging ileggal sehingga masyarakat mengetahui secara jelas dan bisa waspada membeli bakso. Sekaligus memberikan efek jera ke penjual yang diduga nakal," pungkasnya.


Hengky chandra agoes
(bhr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved