Libur Imlek, Warga Disuguhi Atraksi Sirkus

Rabu, 18 Februari 2015 - 10:50 WIB
Libur Imlek, Warga Disuguhi...
Libur Imlek, Warga Disuguhi Atraksi Sirkus
A A A
SURABAYA - Masyarakat Kota Pahlawan tak perlu bingung mengisi waktu liburan Imlek besok. Di Ciputra World Surabaya (CWS) ada pertunjukan sirkus yang para pemainnya didatangkan langsung dari Oriental Arts Troupe From China.

Mereka yang rata-rata berusia remaja tersebut unjuk kebolehan mulai kemarin hingga 22 Februari mendatang. Para pemain akrobat ini menggunakan berbagai alat permainan, seperti hollahop , bamboo, piring, fly bell , dan banyak lagi. Hebatnya lagi saat memainkan satu alat peraga sering tubuh mereka juga tidak diam namun selalu bergerak. Misalnya, diperagakan oleh tiga remaja berbusana hijau.

Mereka seolah tanpa ada beban ketika memainkan enam piring sekaligus dengan bantuan stik sepanjang hampir satu meter. Bukan hal yang mudah itu dilakukan karena diperlukan latihan tekun. Menurut Promotion Koordinator Stephana Fevriera, pertunjukan ini sengaja dihadirkan untuk memanjakan pengunjung mal jelang Imlek.

”Kegiatan ini sebenarnya merupakan rangkaian dari acara Imlek yang sudah kami desain dan bisa disaksikan mulai hari ini (kemarin) hingga tanggal 22 Februari mendatang,” katanya saat jumpa pers di atrium Oval Ciputra World Surabaya. Artis Director dari Oriental Arts Troupe, Bk Tay menjelaskan, para pemain sirkus dari China ini memang terlahir sebagai pemain sirkus.

Menurutnya, Indonesia adalah kota pertama yang disinggahi. ”Kebanyakan tarian kami dipadukan dengan dunia akrobatik maka tidak mengherankan jika ada beberapa gerakan yang agak lamban saat performace , misalnya kayak akrobat sambil membawa piring, nah kalau kami justru mempelajari itu dan ternyata penggemar kami juga makin banyak,” kata Tay.

Tay menambahkan, semua bocah remaja ini awalnya dilatih untuk main sirkus. Sejak usia lima tahun, mereka sudah diajari bermain akrobat. Fungsi pelatihan sejak kecil memang untuk membiasakan diri supaya tubuh menjadi lebih lentur. ”Asal kami sebenarnya dari Guangxi, di mana desa tersebut memang dihuni oleh hampir semua seniman akrobat,” katanya.

Mamik wijayanti
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
21 menit yang lalu
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
32 menit yang lalu
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
43 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
50 menit yang lalu
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
2 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved