Buruh Tuntut PPNS Nakal Dipecat

Rabu, 11 Februari 2015 - 15:10 WIB
Buruh Tuntut PPNS Nakal...
Buruh Tuntut PPNS Nakal Dipecat
A A A
PASURUAN - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menuntut agar pengawas dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kabupaten Pasuruan dipecat dari jabatannya. Para pengawas ini dituding sengaja memperlambat penyelesaian kasus perburuhan yang sebagian sudah memasuki proses hukum.

Ketua SBSI Kabupaten Pasuruan Gunawan Karyanto menyatakan, dari enam kasus sengketa perburuhan sejak satu tahun lalu, belum ada satu pun yang selesai. Bahkan setelah dicek, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil mengaku belum menerima salinan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP).

“Kami sudah melakukan pengecekan di Kejari Bangil. Mereka belum menerima SPDP, padahal penyidikan di PPNS Disnakersostrans sudah berlangsung lama,” kata Gunawan. Menurut dia, pengawas dan PPNS kerap saling lempar tanggung jawab. Sengketa perburuhan yang seharusnya masuk tahap penyidikan justru dilemparkan tanggung jawabnya pada bidang lain mengurusi mediasi dan bipartrit.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf berjanji bakal mengevaluasi kinerja aparatnya terkait penyelesaian sengketa perburuhan. Evaluasi ini sekaligus mengurai persoalan-persoalan perburuhan yang kerap menjadi ganjalan. Menurut Bupati Irsyad, persoalan perburuhan sebagian besar menyangkut pembayaran UMK yang tidak sesuai, seharusnya bukan menjadi persoalan serius.

Karena dalam menetapkan besaran UMK, pihaknya juga telah memperhatikan aspirasi dari kalangan pengusaha. “Penetapan besaran UMK bisa diselesaikan pihak pengusaha dengan mengajukan nota keberatan. Mekanisme ini harus dilalui terlebih dahulu, jika memang pengusaha tidak sanggup membayar seusai UMK,” kata Bupati Irsyad Yusuf.

Arie yoenianto
(bbg)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved