Aktivis Perempuan Demo Jokowi di Yogyakarta

Rabu, 11 Februari 2015 - 11:03 WIB
Aktivis Perempuan Demo...
Aktivis Perempuan Demo Jokowi di Yogyakarta
A A A
YOGYAKARTA - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-VI di Yogyakarta, disambut aksi demo oleh kalangan perempuan.

Mereka yang mengatasnamakn Gebrakan Perempuan Indonesia Antikorupsi ini meminta ketegasan Presiden mengenai konflik di tubuh KPK dan Polri. Aksi para aktivis perempuan itu dilangsungkan, di depan Gedung Agung atau kantor Kepresidenan, Jalan Ahmad Yani, Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Sedikitnya ada sembilan tuntutan berisi kritikan pada Pemerintahan Jokowi-JK yang dibawakan para aktivis, di antaranya adalah cukup KPK dilemahkan, cukup pembusukan institusi hukum, cukup koruptor kebal hukum, dan cukup angkat pejabat korup.

Serta, cukup kongkalikongg dan transaksi politik kotor, cukup rekening gendut, cukup foya-foya dengan uang rakyat, cukup wariskan budaya korupsi, dan cukup pembiaran perampasan sumber daya alam.

Koordinator massa Dyah Roesusita mengaku, pihaknya tidak akan tinggal diam ketika upaya pemberantasan korupsi terancam. Mereka juga tidak akan tinggal diam, ketika menemukan gerakan antikorupsi justru dihadang penguasa.

"Kami tidak akan tinggal diam, ketika institusi penegak hukum dilumpuhkan dalam melakukan pemberantasan korupsi, dan bahkan dikuasai pelaku korupsi itu sendiri," kata Dyah, kepada wartawan, Rabu (11/2/2015).

Pihaknya juga tidak akan tinggal diam, ketika KPK sebagai jantung penting dari perlawanan terhadap korupsi dipaksa sekarat oleh sebagian elit politik yang tak rela zona nyaman kongkalikong dan politik transaksionalnya terganggu.

"Kepada Bapak Presiden Jokowi, kami semua telah menjadikanmu pemimpin negeri ini, kami menyatakan cukup, cukup, dan cukup. Tindak dan berantas korupsi sekarang," ujarnya.

Aksi ini mendapatkan pengawalan cukup ketat dari aparat kepolisian, maupun TNI. Petugas dari Polresta Yogyakarta sempat melakukan negosiasi agar tidak melakukan aksi di lokasi yang seharusnya steril.

"Kami tidak melakukan aksi demo, tidak membawa pengeras suara dan spanduk. Ini hanya menyampaikan aspirasi kami," ujar peserta aksi pada petugas kepolisian.

Polisi pun hanya memantau jalannya aksi. Informasinya, Presiden Jokowi mengubah jadwal yang sebelumnya diagendakan. Seharusnya, penutupan dilakukan di Gedung Agung, namun di gelar di Hotel Inna Garuda.

Belum diketahui apakah Presiden Jokowi akan singgah di Gedung Agung atau langsung terbang ke Jakarta usai menutup acara KUII ke-VI di Yogyakarta.
(san)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
59 menit yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved