Tak Harus ke Kampus Kuliah di Mana Saja Bisa

Jum'at, 30 Januari 2015 - 13:23 WIB
Tak Harus ke Kampus...
Tak Harus ke Kampus Kuliah di Mana Saja Bisa
A A A
SURABAYA - Kuliah dalam jaringan (daring) atau kuliah online tidak lagi diterapkan di kampus perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) tertentu.

Kini kuliah online bisa dilaksanakan semua perguruan tinggi (PT), negeri maupun swasta dengan memanfaatkan program Google Student Group. Program ini memiliki kelebihan, mampu mendukung pelaksanaan kuliah bersama dalam satu waktu dan di tempat berbeda. Ini memiliki nilai lebih dibanding daring yang hanya mahasiswa secara berkelompok di satu tempat yang sama dengan dosen di tempat lain.

Kuliah bersama di tempat berbeda ini membawa banyak dampak positif. Di antaranya mengurangi kepadatan dan kemacetan kota. Biar bagaimanapun, mahasiswa, termasuk di Surabaya memiliki kontribusi dari segi kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas.

Lebih dari itu, terobosan ini mampu membantu program pemerintah dari sisi penghematan bahan bakar minyak (BBM) serta menekan tingkat polusi udara. Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya merupakan satu-satunya kampus di Kota Pahlawan yang pertama kali memanfaatkan Google Student Group untuk mendukung perkuliahan.

Kampus di Jalan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut yang dulunya bernama Sekolah Tinggi Teknik Informatika dan Manajemen (Stikom) itu memproklamirkan program yang diberi nama Brilian kemarin. Rektor Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya Prof Budi Jatmiko mengatakan, Brilian cukup membantu proses perkuliahan di lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

Terlebih, sekarang dibuka Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Teknologi dan Informatika. Penerapan Brilian juga untuk menyikapi perkembangan pemanfaatan teknologi informasi dan androit. Brilian merupakan kolaborasi metode pembelajaran kuliah tatap muka dan online .

Dengan Brilian, proses perkuliahan bisa dilakukan di mana pun, kapan pun, dan secara bersamaan. Dosen Mata Kuliah Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya Sri Hariani Eko Wulandari menambahkan, program Google jika dimanfaatkan untuk umum hanya mampu untuk menyimpan data hingga tiga GB.

“Untuk edukasi bisa menyimpan data unlimited . Google punya fitur dan kami kolaborasi dengan pendidikan, jadilah aplikasi Brilian ini,” papar Sri Hariani.

Soeprayitno
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
39 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
51 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved