Melawan Polisi, Ketua Geng Motor Babak Belur Dimassa
Minggu, 25 Januari 2015 - 15:23 WIB
Melawan Polisi, Ketua Geng Motor Babak Belur Dimassa
A
A
A
MAKASSAR - Indrajid (22) Ketua Geng Motor Mappakoe babak belur dihajar massa usai melakukan perlawanan terhadap Polisi yang menangkapnya.
Sebelumnya Indrajid melawan menggunakan senjata tajam saat kepergok tim Unit Khusu Polsekta Panakukkang.
Anggota Unit Khusus Reskrim Polsekta Panakukkang, Bripka Sofyan, mengatakan, penangkapan terhadap pentolan Geng Motor Mappakoe terjadi saat dirinya berpatroli di Jalan Sukaria 2.
Saat patroli dia berpapasan dengan pelaku yang berboncengan dengan rekannya. Pada saat berpapasan, kemudian dia menghampirinya dan meminta untuk berhenti.
Namun bukannya menuruti perintah, tapi langsung mengayunkan parang dan mengebut kendaraannya.
Kemudian petugas yang melakukan patroli bersamanya mengeluarkan tembakan peringatan ke udara dan pelaku berhasil ditangkap.
"Kami lakukan pengejaran hingga ke Jalan AP Pettarani. Pada saat berada di depan Toko Soroaco Jaya Abadi Motor, motor pelaku terjatuh kemudian berlari kearah Jalan sepakat dan Indrajid tertangkap," kata Bripka Sofyan, Minggu (25/1/2015).
Tidak lama kejadian itu, sejumlah warga ramai mendatangi lokasi dan beramai ramai melakukan pengeroyokan hingga Indrajid babak belur.
"Saya hanya lewat saja pak. Saya mau pulang ke rumah istri," kata Indrajid yang beralamatkan Jalan Sukamaju 1, Kecamatan Panakukkang.
Kapolsekta Panakukkang, Kompol Tri Hambodo, mengatakan pelaku Indrajid adalah pentolan Geng Motor Mappakkoe yang kerap beraksi menjambret dengan menggunakan kekerasan di sejumlah titik seperti Jalan Racing, Jalan AP Pettarani dan lokasi lainnya.
Saat ditangkap, temannya, WP kabur melarikan diri dan sementara dilakukan pengejaran.
"Pelaku tertangkap dan digeledah ditemukan sebilah badik dipinggangnya dan sebilah pisau tajam yang sementara dipegang. Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diperiksa untuk dimintai keterangannya terhadap aksi jambret di lokasi lain," tandasnya.
Sebelumnya Indrajid melawan menggunakan senjata tajam saat kepergok tim Unit Khusu Polsekta Panakukkang.
Anggota Unit Khusus Reskrim Polsekta Panakukkang, Bripka Sofyan, mengatakan, penangkapan terhadap pentolan Geng Motor Mappakoe terjadi saat dirinya berpatroli di Jalan Sukaria 2.
Saat patroli dia berpapasan dengan pelaku yang berboncengan dengan rekannya. Pada saat berpapasan, kemudian dia menghampirinya dan meminta untuk berhenti.
Namun bukannya menuruti perintah, tapi langsung mengayunkan parang dan mengebut kendaraannya.
Kemudian petugas yang melakukan patroli bersamanya mengeluarkan tembakan peringatan ke udara dan pelaku berhasil ditangkap.
"Kami lakukan pengejaran hingga ke Jalan AP Pettarani. Pada saat berada di depan Toko Soroaco Jaya Abadi Motor, motor pelaku terjatuh kemudian berlari kearah Jalan sepakat dan Indrajid tertangkap," kata Bripka Sofyan, Minggu (25/1/2015).
Tidak lama kejadian itu, sejumlah warga ramai mendatangi lokasi dan beramai ramai melakukan pengeroyokan hingga Indrajid babak belur.
"Saya hanya lewat saja pak. Saya mau pulang ke rumah istri," kata Indrajid yang beralamatkan Jalan Sukamaju 1, Kecamatan Panakukkang.
Kapolsekta Panakukkang, Kompol Tri Hambodo, mengatakan pelaku Indrajid adalah pentolan Geng Motor Mappakkoe yang kerap beraksi menjambret dengan menggunakan kekerasan di sejumlah titik seperti Jalan Racing, Jalan AP Pettarani dan lokasi lainnya.
Saat ditangkap, temannya, WP kabur melarikan diri dan sementara dilakukan pengejaran.
"Pelaku tertangkap dan digeledah ditemukan sebilah badik dipinggangnya dan sebilah pisau tajam yang sementara dipegang. Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diperiksa untuk dimintai keterangannya terhadap aksi jambret di lokasi lain," tandasnya.
(sms)