Anggaran 2015 Dipangkas Hingga Rp310 Miliar

Sabtu, 24 Januari 2015 - 10:46 WIB
Anggaran 2015 Dipangkas...
Anggaran 2015 Dipangkas Hingga Rp310 Miliar
A A A
BANDUNG - Pemprov Jabar terus melakukan efisiensi anggaran. Kali ini giliran dana perjalanan dinas dalam negeri, luar negeri, akomodasi, serta alat tulis kantor dan sewa pada 2015 yang dipangkas.

Jumlah anggaran yang terkoreksi mencapai Rp310 miliar. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat menerima kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi sekaligus olahraga pagi bersama di Gedung Sate, Bandung, kemarin. Diungkapkan Heryawan, sebelum dilakukan evaluasi dan koreksi oleh Kementerian Dalam Negeri, anggaran perjalanan dinas tersebut mencapai Rp500 miliar.

“Pemangkasan anggaran harus menjadi perhatian bagi seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan Pemprov Jabar,” bebernya. Ditegaskan orang nomor satu di Jabar itu, PNS jangan sampai melakukan perjalanan dinas fiktif demi memuluskan niatan tertentu. “Misalnya, perjalanan Bandung-Cirebon lima orang, tapi yang berangkat satu. Jangan terjadi lagi. Nginep tiga hari padahal sehari. Jangan terjadi lagi,” terangnya.

Tetapi lanjut Heryawan, Pemprov Jabar sudah sejak lama melakukan efisiensi anggaran. Bahkan, hal ini diakui telah di lakukan sebelum terbitnya surat edaran dari Kemenpan RB tentang Kesederhaan dan Penghematan Anggaran. “Saya dapat arahan rapat di hotel tidak boleh dilakukan, kami tidak kaget karena sejak lama tidak rapat di hotel. Kecuali musrenbang, yang melibatkan 500 hingga 700 orang dan pasti tidak bisa tertampung jika dilaksanakan di gedung yang kita miliki,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengapreasisi pemangkasan anggaran perjalanan dinas yang dilakukan Pemprov Jabar. “Hasil pemangkasan anggaran perjalanan dinas yang mencapai Rp 300 miliaran itu bisa dialihkan untuk hal yang lain yang berkaitan dengan kepentingan rakyat seperti di sektor kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur,” ujar Yuddy.

Yuddy menambahkan efisiensi kali ini sudah dilakukan oleh pemerintah pusat. Di contohkan Yuddy di Kemenpan RB, jika biasanya kunjungan menteri diikuti dua hingga tiga orang deputi, maka kali ini jumlahnya lebih sedikit. “Presiden pun ngasih contoh dengan naik pesawat ekonomi. Saya jadi malu,” ujarnya.

Yuddy menjelaskan, anggaran hasil penghematan bisa digunakan untuk pembangunan program yang bisa dirasakan langsung masyarakat. “Pemerintahan sekarang fokus pembangunannya untuk pertanian dan kemaritiman. Untuk infrastruktur, disamping untuk pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.

Yugi Prasetyo
()
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved