Ogah Dapat Omelan Satpol PP, PKL Enggan Tebus Lapak
Selasa, 20 Januari 2015 - 18:40 WIB
Ogah Dapat Omelan Satpol PP, PKL Enggan Tebus Lapak
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah PKL yang lapak dagangannya diangkut Satpol PP Jakarta Selatan enggan menebus tempat mereka berjualan tersebut. Denda dua kali lipat dan omelan petugas menjadi alasan mereka enggan menebusnya.
Salah seorang PKL, Edi (28) mengaku memilih pasrah lapak dagangannya tak dikembalikan petugas Satpol PP. Pasalnya, bila ingin menebus lapak dagangannya itu Edi harus merogoh kocek lebih dalam.
"Kalau kita tebus kan minimal harus bayar Rp100.000. Belum lagi kita dapat omelan dari petugas. Mending enggak usah ditebus," ujar Edi yang lapak dagangannya digaruk petugas lantaran berjualan di depan GOR Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2015).
Sebelumnya diberitakan ratusan lapak PKL yang berada di depan GOR Ragunan dibongkar dan disita petugas Satpol PP Jakarta Selatan, tadi pagi.
Salah seorang PKL, Edi (28) mengaku memilih pasrah lapak dagangannya tak dikembalikan petugas Satpol PP. Pasalnya, bila ingin menebus lapak dagangannya itu Edi harus merogoh kocek lebih dalam.
"Kalau kita tebus kan minimal harus bayar Rp100.000. Belum lagi kita dapat omelan dari petugas. Mending enggak usah ditebus," ujar Edi yang lapak dagangannya digaruk petugas lantaran berjualan di depan GOR Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2015).
Sebelumnya diberitakan ratusan lapak PKL yang berada di depan GOR Ragunan dibongkar dan disita petugas Satpol PP Jakarta Selatan, tadi pagi.
(whb)