Eksekusi Mati Bandar Narkoba, Aher Jempoli Jokowi

Senin, 19 Januari 2015 - 20:24 WIB
Eksekusi Mati Bandar...
Eksekusi Mati Bandar Narkoba, Aher Jempoli Jokowi
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi eksekusi mati terhadap enam terpidana kasus narkoba. Hal itu dinilai sebagai sikap tegas pemerintah dalam menghadapi gembong narkoba.

"Saya kira, kita harus mengapresiasi Presiden Jokowi dengan tindakan tegasnya sampai-sampai dia berjanji, berkomitmen untuk tidak memberikan grasi bagi penjahat narkoba," kata Aher, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (19/1/2015).

Tindakan tegas tersebut diharapkan jadi shock therapy atau terapi kejut bagi gembong narkoba, terutama jaringan internasional.

"Mudah-mudahan ini jadi shock therapy bagi bandar (narkoba) yang terus merusak generasi Indonesia, bahwa Indonesia galak, bukan hanya Malaysia yang galak (terhadap penjahat narkoba)," ungkapnya.

Disinggung apakah hukuman mati tepat atau tidak bagi penjahat narkoba, dia tidak mau berkomentar panjang. "Saya kira itu ditanyakan ke pakar hukum saja," ucapnya.

Meski begitu, secara umum dia menyatakan dukungan penuh pada pemerintah untuk bersikap tegas terhadap pengedar narkoba. "Yang jelas saya setuju dengan ketegasan tersebut demi menyelamatkan anak bangsa ke depan," tuturnya.

Di saat bersamaan, Aher mengajak semua pihak untuk sama-sama memerangi narkoba. Sebab upaya pencegahan peredaran narkoba tidak hanya bisa dilakukan pemerintah saja.

Khusus untuk para korban narkoba, dia menyatakan perlu pendekatan khusus agar mereka tidak lagi terjerat. "Kan korban ini macam-macam, tentu korban perlu ditangani dengan lemah lembut, dengan baik, supaya mereka tidak tergantung lagi," jelasnya.

Aher pun mengapresiasi lembaga pemerintah, swasta, dan swadaya yang selama ini fokus menangani korban narkoba, dan memerangi narkoba.
(san)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
1 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
2 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
3 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
5 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
6 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
6 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved