Diklaim Muncul Secara Gaib, MUI Minta Warga Tak Percaya Takhayul

Rabu, 14 Januari 2015 - 11:29 WIB
Diklaim Muncul Secara...
Diklaim Muncul Secara Gaib, MUI Minta Warga Tak Percaya Takhayul
A A A
SIDOARJO - Rumah bercat hijau itu tampak sederhana. Sebagian dindingnya yang terbuat dari batu bata dibiarkan mengelupas. Tetapi sejak pagi kemarin rumah milik Anang Asriyanto di RT 12/RW 03 Desa Glagaharum Kecamatan Porong dipenuhi pengunjung.

Mereka datang berbondong- bondong dari desa sekitar Glagaharum. Bahkan, sebagian datang dari luar daerah. Mereka ingin melihat kebenaran adanya Alquran raksasa diklaim Anang datang secara gaib. Dia mengklaim jika kitab suci umat Islam itu jatuh dari atas di salah satu kamar rumah saat istigasah (doa bersama).

Alquran dengan tinggi 2 meter, lebar 2,40 meter, tebal 15 cm dan berat sekitar 1 kuintal itu kini dipajang di teras rumah agar mudah dilihat pengunjung. Pemilik Alquran juga menaruh kotak di halaman rumah untuk sumbangan sekadarnya dari pengunjung yang datang. Warga yang masuk ingin melihat Alquran raksasa itu menyisihkan uang mengisi kotak amal.
Menurut pengakuan Anang, Alquran itu jatuh di kamarnya saat dia dan 50 jamaah lainnya menggelar istigasah Selasa, 2 Desember 2014 lalu. Salah satu jamaah seperti mendengar suara benda jatuh. “Awalnya jamaah sedang berdoa dan mendengar benda jatuh,” ujarnya.

Ketika memeriksa sekeliling rumah tidak apa-apa. Namun ketika memeriksa kamar, Anang melihat ada benda panjang dibungkus kain hitam yang ternyata Alquran. Jika Alquran itu jatuh dari atas, tentu atap rumah atau plafon akan berlubang. Anehnya, tidak ada kerusakan di genting atau plafon serta lantai yang beralaskan karpet.

Meski demikian, tak semua warga percaya jika Alquran itu datang secara gaib. Termasuk Kades Glagaharum Kusminanto. Dia sempat menghalau warga yang berbondong-bondong ingin melihat Alquran raksasa tersebut. “Hayo bubar, jangan percaya takhayul,” ujarnya.

Namun, warga yang penasaran tetap saja melihat Alquran raksasa itu. Banyak juga warga yang rela berdesakan agar bisa melihat kitab suci tersebut. Agar tidak menimbulkan keresahan dan persepsi negatif, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidoarjo langsung ke rumah Anang.

Ketua MUI Sidoarjo KH Usman Bahri dan anggota lainnya datang untuk melihat kebenaran mushaf tersebut. Setiba di lokasi, KH Usman Bahri yang juga membawa Alquran kecil itu langsung melakukan pencocokan satu per satu huruf hijaiyah dan lafaz yang ada dalam Alquran dengan tulisan tangan tersebut.

Ternyata setelah dicocokkan, menemukan ada satu kalimat yang kelebihan yang berbunyi ‘unzila’ yang diulang dua kali (secara berjajar) dalam ayat keempat di surat Al baqarah. Pada ayat nomor empat dalam surat Albaqarah ada lafaz ‘unzila’ ditulis dua kali secara berjajar.

“Ada tiga lafaz ‘unzila’ dalam ayat keempat surat Albaqarah itu,” kata KH Usman Bahri. Usman kemudian membaca ayat dalam surat Albaqarah yang benar, seharusnya berbunyi ‘walladziina yukminuuna bimaa unzila ilaika wamaa unzila min qablika wabil aakhirati hum yuuqinuun’walladziina yukminuuna bimaa unzila ilaika wamaa unzila min qablika wabil aakhirati hum yuuqinuun.

Namun, di Alquran raksasa tertulis walladziina yukminuuna bimaa unzila unzila ilaika wamaa unzila min qablika wabil aakhirati hum yuuqinuunwalladziina yukminuuna bimaa unzila unzila ilaika wamaa unzila min qablika wabil aakhirati hum yuuqinuun.

Meski demikian, Usman tidak menampik itu benar mushaf Alquran yang ditulis dengan tangan. Namun, dia tidak sependapat jika Alquran itu datangnya secara jatuh di suatu ruangan atau kamar. “Saya tidak percaya kalau Alquran itu tiba-tiba datang atau jatuh dari atas ke bawah,” ucapnya.

Untuk itulah, temuan Alquran ini disikapi. Khawatirnya muncul ada keyakinan yang tidak-tidak atau sesuatu hal lain dari masyarakat. “Saya mengusulkan kepada pihak terkait agar menyimpan Alquran tersebut,” katanya.

Abdul Rouf
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
15 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
15 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
15 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
16 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
19 jam yang lalu
Infografis
Warga Israel Tidak Percaya...
Warga Israel Tidak Percaya Hizbullah Dikalahkan Tentara Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved