17 Kontainer Pakaian Bekas Malaysia Gagal Diselundupkan

Selasa, 13 Januari 2015 - 12:59 WIB
17 Kontainer Pakaian...
17 Kontainer Pakaian Bekas Malaysia Gagal Diselundupkan
A A A
SURABAYA - Penyelundupan 17 kontainer pakaian bekas (ball pressed) dari Malaysia berhasil digagalkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jatim I.

Barang tersebut diamankan saat akan masuk Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jatim I Agus Yulianto menjelaskan, pencegahan tersebut berhasil dilakukan Sabtu (10/1). Selama ini impor pakaian bekas seakan tidak ada masalah. Buktinya, pakaian bekas dari luar negeri itu banyak beredar di masyarakat kelas bawah. Mereka memilih pakai bekas karena kondisinya yang masih bagus dan bermerek.

Tak hanya itu, yang lebih penting adalah harganya murah dibanding membeli pakaian baru dengan merek sama. “Kami bertindak tegasdalampengiriman ballpressed ini karena tidak pernah tersentuh,” tandasnya kemarin. Upaya pengiriman atau penyelundupan ball pressed selalu dilakukan dengan berbagai cara, mereka mencari celah masuk dari perairan yang tidak diendus petugas.

Banyak di antara mereka yang menggunakan perahu kecil kemudian masuk ke daerah yang tidak dalam pengawasan petugas. Modus penyelundupan 17 kontainer ball pressed pakaian bekas dari Malaysia ini dilakukan lewat Kendari. Tujuan pengiriman sebenarnya Timor Leste. Nah, begitu sampai ke Timur Leste langsung masuk ke Indonesia. “Kami akan terus mengawasi ball pressedini,” kata Agus.

Masuknya ball pressed bisa sangat berbahaya. Sebab, barang- barang itu bisa saja disisipi barang lain seperti narkoba yang akan merusak generasi bangsa. Selama ini para jaringan narkoba selalu berupaya mencari jalan agar bisa meloloskan barangnya masuk ke Indonesia. Selain berhasil melakukan penegahan 17 kontainer ball pressed, pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jatim I juga menggagalkan penyelundupan 305 gram sabu dari Malaysia.

Dalam penangkapan yang dilakukan pada 17 Desember 2014 itu, Rusdi, warga Madura berhasil diamankan. Saat itu petugas mencurigai kedatangan Rusdi di terminal dua Bandara Internasional Juanda yang menggunakan pesawat AirAsia QZ 323. Modus yang dilakukan menyembunyikan barang tersebut di dua sandal wanita.

“Dari dalam sandal itu ditemukan empat kantong plastik dengan berat total 305 gram yang diperkirakan bernilai Rp457 juta,” kata Agus. Kemudian 16 dan 26 Desember 2014 serta 6 Januari 2015 juga berhasil melakukan penegahan rokok ilegal. Barang bukti yang berhasil disita sebanyak 3 truk boks dan rokok berbagai merek yang totalnya mencapai 7.193.920 batang rokok.

“Modus yang dilakukan dengan menggunakan pita cukai palsu, bekas dan pita cukai yang bukan menjadi haknya,” papar Agus.

Lutfi yuhandi
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
6 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved