Konter Airport Tax Ditiadakan

Kamis, 08 Januari 2015 - 10:16 WIB
Konter Airport Tax Ditiadakan
Konter Airport Tax Ditiadakan
A A A
PALEMBANG - Sebagai dukungan penerapan penggabungan airport tax ke dalam tiket maskapai, pengelola Bandara Inetrnasional SMB II siap meniadakan konter pembayaran airport tax yang selama ini beroperasi.

General Manager Angkasa Pura II Palembang Zulfahmi me ngatakan, konter pembayaran airport tax atau passenger service charge (PSC) di Bandara Internasional SMB II Palembang direncanakan sudah tidak ada lagi per 1 Maret 2015 mendatang. “Mulai berlaku 1 Maret 2015 hingga seterusnya untuk seluruh maskapai. Artinya, untuk penerbangan 1 Maret nanti, penumpang tidak perlu antre lagi (membayar) di konter airport tax di bandara,” ucap Zulfahmi di ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, kebijakan pemerintah ini mesti diikuti oleh setiap maskapai. Dampaknya tentu kepada penumpang yang akan lebih nyaman karena tidak perlu prosedur tambahan yang menghambat perjalanan. Sementara untuk Angkasa Pura sendiri, jelasnya, tentu dikurangi beban operasional dan karyawan konter PSC dibandara. Selama ini, dana PSC yang sudah dihimpun digunakan untuk operasional bandara secara umum.

Dengan di gabungkannya airport tax ke dalam harga tiket, bukan berarti dana tersebut hilang bagi AP II. Namun, pihaknya hanya perlu melakukan penagihan saja ke pihak maskapai. “Ini sudah standar internasional. Selama ini baru Garuda Indonesia Group terutama Citilink yang sudah menerapkannya,” kata dia.

Menurutnya, kebijakan pemerintah ini murni untuk kenyamanan pelayanan penumpang di sektor jasa penerbangan. Keterlambatan penerapan kebijakan ini dimungkinkan karena memang baru ditemukan pola atau sistemnya bagi penerbangan Indonesia. “Pastinya, kami senang dengan kebijakan itu karena mengurangi beban di Bandara. Kami siap bongkar konter pada 28 Februari 2015 mendatang,” cetus dia.

Pihaknya mencatat, pendapatan dari airport taxdi Bandara SMB II pada 2014 cukup baik dengan estimasi 1,2 juta penumpang yang berangkat per tahun atau sekitar 8.000 penumpang per hari. Sementara di tahun 2013 sebanyak 6.000 penumpang per hari. Kontribusinya sendiri dinilai memang masih rendah bila dibanding kan dengan belanja dan pemenuhan kebutuhan operasional Bandara secara umum.

“Kami juga mem pertimbangkan oper asional, maintenance, serta program pengembangan Bandara secara umum. Sedikit minus kalau untuk pendapatan, kerugiannya sekitar Rp8 miliar,” sebut Zulfahmi. Ditemui di Bandara SMB II Palembang, salah satu penumpang maskapai Lion Air tujuan Jakarta, Mulyadi mengaku belum mengetahui adanya prosedur baru penggabungan airport tax di harga tiket.

Meski demikian, dia menyambut baik penggabungan tersebut. “Ya, tentu terbantu, karena tidak perlu repot lagi melakukan pembayaran di konter (airport tax). Selama ini cukup ribet pula dengan menunjukkan kartu identitas, harus antre lagi,” kata wiraswasta ini.

Yulia Savitri
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
53 menit yang lalu
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
1 jam yang lalu
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
2 jam yang lalu
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
2 jam yang lalu
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
2 jam yang lalu
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved