Ini Serpihan Pesawat AirAsia dari Selat Karimata

Selasa, 30 Desember 2014 - 18:27 WIB
Ini Serpihan Pesawat...
Ini Serpihan Pesawat AirAsia dari Selat Karimata
A A A
KALIMANTAN - Serpihan yang diduga milik korban pesawat AirAsia QZ 8501 dibawa ke posko pusat di Landasan Udara (Lanud) Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Barang tersebut dibawa menggunakan helikopter Bell milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AU), Selasa (30/12/2014) sore.

Barang-barang itu berupa tabung oksigen portabel yang biasa terletak di atas kabin penumpang. Sobekan lapisan bagian dalam kabin pesawat, dan satu buah koper beroda plastik ukuran sedang berwarna biru muda.

"Penemuan ini kami yakin berasal dari pesawat yang hilang," ujar Panglima Komando Operasional TNI AU 1 Marsekal Muda Agus Dwi Putranto di posko Pangkalan Bun.

Evakuasi barang-barang ini dilakukan tim TNI AL dari KRI Bung Tomo yang sudah di lokasi. Barang-barang itu lalu dibawa ke Pangkalan Bun memakai helikopter.

Saat proses evakuasi, dia menjelaskan, kecepatan angin mencapai lebih dari 20 knot. "Berbahaya buat tim, apalagi sudah semakin sore," ujarnya.

Dengan kondisi itu pencarian dan evakuasi baru akan dilanjutkan Rabu 31 Desember 2014, besok.

Adapun berdasarkan perhitungan tim, dari titik awal lokasi hingga saat evakuasi, posisi jenazah dan puing-puing pesawat telah bergeser dari jarak semula 105 mil laut menjadi 95 mil laut, ke arah timur atau mendekati daratan Pangkalan Bun.

"Kira-kira dalam waktu empat jam puing-puing ini bergeser sejauh 20 kilometer, arusnya memang kuat," ujarnya.

Dengan kondisi ini, posko Pangkalan Bun ditetapkan menjadi pusat logistik dan armada tim pencari dan evakuasi.

"Besok semua pesawat dan helikopter yang membantu pencarian akan berangkat dari sini, tapi untuk jenazah, kami belum bisa memastikan akan dibawa ke mana," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Gunakan Google Maps,...
Gunakan Google Maps, Ahli Inggris Klaim Deteksi Jejak Pesawat Nahas MH370 di Hutan Kamboja
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
4 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
4 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
4 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
6 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
8 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved