Ombudsman RI Desak Reformasi PSSI

Sabtu, 27 Desember 2014 - 12:45 WIB
Ombudsman RI Desak Reformasi...
Ombudsman RI Desak Reformasi PSSI
A A A
YOGYAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) akan mendesak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi segera mereformasi tubuh salah satu organisasi olahraga, yakni Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Selain prestasinya di kancah internasional saat ini dirasa masih minim, juga keterbukaan atau transparansi pengelolaan keuangannya kepada publik belum ada. Ketua Ombudsman RI, Danang Girindrawardana saat di Yogyakarta mengatakan, PSSI termasuk milik badan publik.

Organisasi olahraga terbesar di Indonesia itu juga menggunakan sebagian anggaran dan melaksanakan misi negara. “PSSI ini melaksanakan misi negara, membawa citra Indonesia di luar negeri,” kata dia, kemarin.

Saat ini, lanjut dia, di tubuh PSSI kepengurusannya sedang carut-marut. Tidak hanya klubklub di bawah naungannya yang merasakan, namun negara juga malu dengan prestasi yang seiring waktu tidak lebih baik. “Sampai yang terakhir ada insiden sepak bola gajah itu. Ini harus ada reformasi total,” tuturnya.

Karena itu, pihak yang mempunyai otoritas, dalam hal ini, Menpora, harus segera bertindak mengambil suatu kebijakan keras dan berani agar masalah ini tidak terlalu lama berlarut-larut. Menurutnya, Tim Sembilan yang dibentuk Menpora membenahi PSSI juga masih diragukan kinerjanya. Hingga saat ini masih tarik ulur tanpa kejelasan.

“Kami akan mendesak Menpora segera melakukannya. Adanya bentukan Tim Sembilan untuk membenahi ini, kami meragukannya. Ini hanya perlu keberanian dari Pak Menteri untuk benar-benar turun tangan menggunakan kewenangannya. Saya yakin, beliau juga telah mendapatkan laporan dari tahun-tahun sebelumnya dan itu sudah tak perlu lagi dilakukan uji validitas. Tinggal eksekusi saja,” ucapnya.

Ketua ORI DIY, Budhi Masturi mengatakan, PSSI mempunyai kewajiban membuka informasinya, salah satunya pengelolaan keuangan. Sebab hal itu juga terkait dengan Undang- Undang (UU) Keterbukaan Informasi dan Komisi Informasi Publik. “Pengelolaannya mendapat bantuan dana APBN juga. Kalaupun tahun ini tidak ada, setidaknya PSSI itu menjalankan misi negara sehingga tetap masuk dalam ruang lingkup UU Pelayanan Publik nomor 25 tahun 2009,” tuturnya.

Lanjutnya, selain ORI akan mendesak Menpora, pihaknya juga membuka kepada masyarakat umum melaporkannya. Jika ada indikasi praktik kecurangan dalam pengelolaan suatu pertandingan. “Jadi kalau ada masyarakat melaporkan praktik curang dalam pengelolaan pertandingan, pada dasarnya dapat dilaporkan ke Ombudsman RI,” ujarnya, kemarin.

Tidak terkecuali dengan warga Sleman yang mempunyai tim kebanggaan, PSS. Sebab skuad berjuluk Elang Jawa itu tersandung masalah sepak bola gajah dalam suatu satu laga di kompetisi kasta kedua Liga Indonesia, Divisi Utama musim 2014. “Silakan kalau mau melaporkan,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, prestasi sepak bola Indonesia akhir-akhir ini tidak terlalu mencolok. Di tingkat senior pada Piala AFF 2014, Firman Utina Cs hanya terhenti di babak penyisihan grup. Sama halnya pada usia mudanya, tim nasional (timnas) Indonesia U-19 juga gagal lolos ke Piala Dunia U-20 karena harus pulang dahulu pada ajang Piala Asia di Myanmar beberapa waktu lalu.

Nasib sepak bola Indonesia diperburuk dengan ada tragedi sepak bola gajah pada 26 Oktober lalu, yang mempertemukan antara PSS menjamu PSIS Semarang pada putaran delapan besar Divisi Utama. Lima gol bunuh diri tercipta dalam pertandingan yang mencederai fair play tersebut.

Ridho Hidayat
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
22 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved