Longsor Intai Warga Enam Kecamatan

Jum'at, 26 Desember 2014 - 11:53 WIB
Longsor Intai Warga...
Longsor Intai Warga Enam Kecamatan
A A A
GUNUNGKIDUL - Warga di enam kecamatan di Gunungkidul harus waspada karena bahaya bencana tanah longsor mengintai. Intensitas hujan yang cukup tinggi menjadikan beberapa titik-titik rawan mulai terjadi tanah longsor.

Di Kecamatan Patuk misalnya, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tanah longsor yang terjadi Rabu (24/- 12) sore lalu. Dua rumah warga tersebut masing-masing milik Jumini, 55, Warga Dusun Putat 2, Desa Putat, serta rumah milik Bambang Ponimin warga Dusun Krakalan Beji Patuk.

Informasi yang berhasil dihimpun KORAN SINDO YOGYA menyebutkan, peristiwa ini berawal ketika hujan mengguyur wilayah Patuk sejak Selasa (23/- 12) petang. Warga yang sudah terbiasa dengan longsoran kecil di sekitar rumah tidak menghiraukan akan bahaya yang besar. Pada Rabu sore sekitar pukul 15.00 WIB, rumah milik Jumini terkena longsoran sehingga rusak parah.

Dia terpaksa mengungsi karena kerusakan rumah dan kemungkinan bahaya longsor susulan.“Tadinya, Selasa malam memang sudah ada longsor di belakang rumah, ternyata siang harinya terjadi longsor besar dan merusak rumah bagian depan,” tutur Jumini kepada wartawan, kemarin.

Diceritakannya, saat kejadian, memang terjadi hujan cukup deras. Tiba-tiba saja, talud di samping rumah yang menahan bukit setinggi sekitar 11 meter ambrol dan mengenai rumahnya. “Saya langsung berlari dan meminta tolong kepada tetangga,” ucapnya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun dia terpaksa mengungsi. Begitu juga dengan Bambang Ponimin yang dapurnya rusak akibat ambrolnya bukit setinggi 10 meter di belakang rumahnya.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, PMI, serta Tagana langsung bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Bahkan Tagana mulai merencanakan pembuatan saluran air untuk menghindari tergerusnya tanah. “Kami siapkan pembuatan saluran air dari atas bukti agar tidak memperparah kondisi longsoran tanah,” ucap Ali Syafrudin, Koordinator Tagana Kecamatan Patuk.

Selain Tagana, Tim Reaksi Cepat juga menuju lokasi dan melakukan evakuasi bersama tim lainnya. Tidak lupa, bantuan makanan dan logistik dikirimkan untuk membantu korban serta warga dan relawan yang melakukan kerja bakti.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono menjelaskan, bukit-bukit di Kecamatan Patuk memang dinilai labil. Dengan curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama, potensi tanah longsor cukup besar. “Jadi memang Patuk masuk wilayah rawan longsor dan masuk zona merah bersama lima kecamatan lain,” ucapnya.

Selain Kecamatan Patuk, kata dia, lima kecamatan lain yang terus dipantau BPBD lantaran masuk zona merah adalah Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin, serta sebagian wilayah di Kecamatan Ponjong.

Suharjono
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
11 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
12 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
18 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
19 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
20 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
23 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved