Gelar Bazar Pakaian Bekas untuk Modal Merintis PAUD

Rabu, 24 Desember 2014 - 10:29 WIB
Gelar Bazar Pakaian...
Gelar Bazar Pakaian Bekas untuk Modal Merintis PAUD
A A A
SLEMAN - Patut dicontoh.Pujian ini layak dilayangkan kepada ibu-ibu kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Dusun Jamblangan, Margomulyo, Seyegan, Sleman.

Dengan semangat tinggi, mereka menggelar bazar pakaian layak pakai dengan tujuan satu, yakni merintis pendirian sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD). Bertempat di joglo milik Susanto, warga RT 03/RW 26, dusun setempat, kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut dipenuhi warga dari RT 1 sampai RT 9.

Hasilnya, banyak pakaian layak pakai yang terjual. "Inventarisasi yang kami lakukan di dusun ini ada dua RW dan sembilan RT. Total ada sekitar 70-an anak usia sasaran yang kemudian kami tindak lanjuti dengan rapat berlima (bersama Ibu Wulan, Linda, Wuri, dan Ibu Wiwid), dan kami sepakat mendirikan PAUD," ujar Ibu Arman, Ketua PAUD setempat, saat acara digelar, belum lama ini.

Dia menambahkan, kurangnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan bagi anak usia di bawah lima tahun (balita) juga menjadi latar belakang dirintisnya PAUD tersebut. "Kami terus melakukan gerilya dan sosialisasi lewat kumpulan ibu-ibu di masing-masing RT. Dari sini kami mencoba memberikan pemahaman pentingnya pendidikan bagi anak usia balita pra-TK. Kami juga menyadari bahwa biaya yang dibutuhkan tidak sedikit, maka kami berinisiatif mengadakan bazar ini. Alhamdulillah terkumpul dana sekitar Rp2 juta," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua warga dan donatur yang bersedia memberikan pakaian pantas pakai untuk penggalangan dana. Respons positif juga diungkapkan Subari, warga RT 4/RW 26, yang turut memborong pakaian hingga tujuh potong. "Iya ini borong pakaian bekas sekalian beramal buat membantu kegiatan PAUD. Berharap bazar ini diadakan lagi secara rutin karena ternyata walaupun pakaian bekas, kualitasnya masih bagus," kata Subari.

Bendahara PAUD, Wulan, mengatakan, sudah mantap merintis PAUD yang didukung oleh warga. Bahkan, ada salah satu warga, Sungkono, yang merelakan rumah kosongnya bisa digunakan sebagai tempat belajar anak-anak. "Segala sesuatu telah kami persiapkan termasuk izin ke pemerintah desa, serta program magang bagi para bunda PAUD di tempat lain yang sudah lebih dulu berjalan. Kegiatan magang diikuti lima pengurus dengan biaya mandiri selama sepekan," papar Wulan.

Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan awal 2015. Hingga saat ini sudah ada sekitar 20 orang tua yang mendaftarkan putra putrinya sebagai peserta PAUD. Pihaknya terbuka bagi dermawan yang ingin membantu dan menyumbangkan segala sesuatunya kepada PAUD ini. Misalnya, sebut dia, mainan layak pakai sebagai sarana permainan edukasi anak-anak.

Siti Estuningsih
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
25 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
51 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved