Bondet Meledak, Tangan 2 Pemuda Hancur

Senin, 22 Desember 2014 - 10:45 WIB
Bondet Meledak, Tangan...
Bondet Meledak, Tangan 2 Pemuda Hancur
A A A
PASURUAN - Dua pemuda asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, harus dilarikan ke Rumah Sakit dr R Soedarsono Kota Pasuruan.

Suhet, 19, dan Wasis, 20, ini terkena ledakan bondet (bom ikan) yang dibawanya. Pergelangan tangan kanan Suhet putus, sementara Wasis tangan kirinya hancur. Keterangan yang dihimpun, kedua pemuda ini diduga sengaja mengantongi bondet untuk tujuan tertentu. Namun, belum sempat niatnya terwujud, bondet ini meledak ditangan tuannya. Saat ini polisi masih menyelidiki kepemilikan bahan peledak dan peruntukannya.

Kapolsek Grati AKP Teguh Taviarno mengatakan, pada Sabtu malam, pihaknya mendapat informasi dari warga yang mendengar bunyi ledakan di sekitar SMPN 3 satu atap di Dusun Krajan Dua, Desa Plososari, Kecamatan Grati.

Setelah diperiksa, ledakan berasal dari bondet tersebut membawa korban luka dua pemuda. “Kami mendapat informasi ada ledakan yang berasal dari bondet. Ada dua orang yang terluka akibat ledakan tersebut,” katanya.

Untuk mengetahui siapa kedua korban dan untuk keperluan apa bondet itu, polisi masih menyelidiki dan meminta keterangan saksi-saksi. Dia enggan berspekulasi bahwa kedua korban merupakan komplotan pelaku tindak kejahatan. “Masih dilakukan penyelidikan untuk apa bondet tersebut,” kata Kapolsek Teguh.

Pihak keluarga mengaku tidak tahu menahu penyebab ledakan tersebut. Mereka memilih diam saat petugas berusaha meminta keterangan. “Saya tidak tahu ledakan itu berasal dari apa. Saya hanya tahu kakak dibawa ke rumah sakit,” kata Kofifah, 18, adik Suhet.

Kasus serupa dialami Yunus, 30, warga Desa Jajangwulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, sepekan lalu. Saat merakit bondet di rumah temannya di Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, tiba-tiba meledak. Ia mengalami luka bakar di bagian dada dan kedua tangannya.

Kapolsek Pasrepan AKP I Made Jayantara mengatakan, korban merupakan buron pelaku perampasan sepeda motor menggunakan senjata bondet untuk mengancam korbannya. ”Dia merupakan DPO kepolisian dan akan dilakukan penangkapan,” kata Kapolsek Jayantara.

Arie Yoenianto
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
8 menit yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
2 jam yang lalu
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau, Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi
4 jam yang lalu
Update Kebakaran TPA...
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, Titik Api Tersisa 30 Persen
4 jam yang lalu
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
4 jam yang lalu
Tragis! Pria Ditemukan...
Tragis! Pria Ditemukan Tewas Akibat Terjepit Lift di Ruko Roxy Mas Jakpus
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved