Ormas Bubarkan Pemutaran Film di Kampus ISI

Kamis, 18 Desember 2014 - 12:58 WIB
Ormas Bubarkan Pemutaran...
Ormas Bubarkan Pemutaran Film di Kampus ISI
A A A
BANTUL - Pemutaran film Senyap di kampus ISI Yogyakarta dibubarkan oleh sejumlah organisasi massa (ormas), kemarin malam.

Sejumlah ormas tersebut keberatan pemutaran film karya sutradara Joshua Oppen Heimer ini karena dilarang diputar di Indonesia. Film yang berdurasi 98 menit berkisah tentang keluarga korban yang kebingungan mencari orang yang melakukan pembunuhan pada peristiwa 1965 silam. Film ini diputar di Gedung Audio Visual lantai 3 Kampus ISI.

Sekitar 100 mahasiswa Fakultas Seni Media dan Rekam ISI hadir menyaksikan film tersebut. Pembantu Dekan III, Tanto Handoko mengungkapkan, kemarin memang ada diskusi film yang rutin diselenggarakan di kampus tersebut.

Pihaknya sengaja memilih film berjudul Senyap karena tertarik dengan kenyataan fakta yang ada. Namun, baru beberapa saat pemutaran berlangsung, tiba-tiba ada ormas masuk ke dalam gedung. "Tiba-tiba massa datang dan langsung berteriak-teriak meminta pemutaran film itu dihentikan," ungkapnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya mereka melakukan negosiasi. Agar tidak terjadi tindakan anarkis, pihak panitia memutuskan untuk menghentikan pemutaran film yang dibuat berlatar belakang di Medan, Sumatera Utara ini.

Satpam Gedung Audio Visual kampus tersebut, Khoiri, membenarkan aksi pembubaran tersebut. Rabu sore sekitar pukul 17.00 WIB saat pemutaran film berlangsung, tiba-tiba puluhan anggota ormas merangsek masuk ke dalam gedung sembari berteriak dan menantang. "Satpam sini hanya dua, jadi kami kewalahan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemutaran Film, Fauzan mengatakan, sejatinya mereka memutar film tersebut bukan untuk mengupas isi dari film Senyap ini. Akan tetapi mereka memutar film Senyap karena ingin mengupas masalah teknis pembuatan film yang memang mengundang kontroversi ini. "Ini lepas dari isi yang terkandung dalam film tersebut," tandasnya.

Erfanto Linangkung
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
35 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved