Teh Suroloyo Diluncurkan ke Pasar

Selasa, 16 Desember 2014 - 12:54 WIB
Teh Suroloyo Diluncurkan...
Teh Suroloyo Diluncurkan ke Pasar
A A A
KULONPROGO - Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo resmi meluncurkan Teh Suroloyo sebagai produk teh asli dari Kulonprogo.

Teh yang dikembangkan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Menoreh Jaya, harus mengedepankan kualitas agar bisa menembus pasar. “Teh Suroloyo ini merupakan hasil karya, yang harus diapresiasi,” ujar Hasto pada peluncuran Teh Suroloyo dan wur-wur di Dusun Tritis, Desa Ngargosari, Samigaluh, kemarin.

Bupati minta kepada pengurus KUB Menoreh Jaya untuk rajin memproduksi dan meningkatkan kualitas. Sebab pada 2015 nanti sudah akan diberlakukan pasar bebas ASEAN. Sehingga produk teh dari negara asing akan mudah masuk dan menjadi kompetitor. Namun dengan inovasi terhadap produk, teh ini bisa berkembang dan bersaing di pasaran.

Bupati juga mengharapkan dibentuknya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk mengelola pariwisata dengan baik. Hamparan kebun teh akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Apalagi mereka ikut dilibatkan dalam proses pemetikan pengolahan hingga menikmati teh secara tradisional. “Sehingga keuntungannya tidak hanya teh saja, tetapi juga ada tambahan dari wisata,” ucap Hasto.

Kadinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, Sutarto mengatakan wur-wur merupakan menanam tanaman teh pada awal musim penghujan. Ini penting untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.

Apalagi minum teh telah menjadi budaya di lingkungan Keraton Yogyakarta. Budaya ini pun terus berkembang di masyarakat secara turun-temurun. “Selain fungsi ekonomi, teh bisa menjadi tanaman untuk konservasi lahan dan menyerap lapangan kerja,” katanya.

Direktur PT Pagilaran Rahmat Gunadi mengatakan, akan terus melakukan perbaikan terhadap usaha perkebunan teh yang ada. Alhasil, masyarakat juga cukup mendukung dengan melakukan perbaikan dan perawatan atas tanaman yang sudah ada.

Teh Suroloyo merupakan teh hasil kerja sama antara petani dengan PT Pagilaran. Masyarakat tidak hanya menyetorkan hasil panenan, tetapi juga mengolah teh kering untuk dikemas dan dipasarkan.

Kuntadi
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
48 menit yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
10 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
10 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
11 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
12 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved