Ajaib, Rumah Itu Utuh, Ibu dan Janinnya Selamat

Senin, 15 Desember 2014 - 13:54 WIB
Ajaib, Rumah Itu Utuh,...
Ajaib, Rumah Itu Utuh, Ibu dan Janinnya Selamat
A A A
BANJARNEGARA - Keajaiban terjadi di tengah bencana tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (12/12) petang.

Satu rumah masih berdiri utuh di antara puluhan rumah lainnya yang tertimbun longsor. Rumah itu ditinggali Khotimah,30, wanita hamil sembilan bulan yang selamat dari terjangan material longsor. Dia sempat terkubur tanah sedalam satu meter tapi kemudian bisa keluar setelah berusaha hingga dua jam lamanya.

Saat KORAN SINDO menilik ke rumah Khotimah, di dalamnya terlihat masih ada sisa-sisa minuman kopi serta nasi jagung. Adapula bahan-bahan sambal di sebuah cobek yang belum selesai dihaluskan. Beberapa lembar eternit juga ada di dalam rumah. Kemungkinan eternit tersebut belum sempat terpasang karena usuk, kayu-kayu di langit-langit rumah, terlihat sudah terpasang.

Saat berkeliling di sekitar rumah tidak ditemukan jawaban pasti mengapa rumah tersebut masih utuh tanpa terkena terjangan tanah longsor. Ibunda Khotimah, Sanis,70, menuturkan bahwa anaknya memang tinggal di rumah tersebut. Sebelum terjadi longsor, Khotimah sedang mengambil sayuran di pekarangan untuk dimasak. “Terus longsoran datang. Anak saya sedang hamil 9 bulan, karena Allah dia masih selamat,” katanya sembari menangis di Ruang Nifas Puskesmas Karangkobar.

Sanis berulangkali memeluk Khotimah. Dia mengingatkan agar selalu beristighfar dan bersabar. “Suaminya, Sutaryo dan anaknya, Dafa, kelas 1 SD tewas tertimbun longsor,” katanya. Khotimah sendiri kemarin masih terlihat syok. Kejadian yang baru saja dialami membuatnya trauma.

Saat kejadian, Khotimah tinggal bersama kakek, nenek, kakak, adik dan Wawan, keponakannya. Sedangkan suaminya dan anaknya di rumah mertua. “Saya melihat suami dan mertua saya tergulung material longsoran. Sedangkan Dafa tidak terlihat. Saya berharap mereka bisa ditemukan meskipun telah meninggal dunia,” ucap Khotimah.

Bidan setempat, Sulistiawati, mengatakan keluarga Khotimah yang menjadi korban longsor belum ada yang ketemu. Khotimah dirawat di puskesmas Jumat (12/12) pukul 23.00 WIB. Namun hingga tadi malam, anaknya belum lahir. “Itu sempat ketanam (tertimbun longsor) 1 meter. Kondisi kehamilan dan kesehatannya normal. Ini kehamilan kedua. Hanya saja kondisi psikologisnya yang drop,” tambahnya.

Kondisi psikologis ini memengaruhi kehamilannya. Ketika tetangga dan temantemannya membesuk, Khotimah pasti langsung nangis. “Padahal rumahnya itu yang masih utuh. Satu-satunya yang masih utuh,” tutupnya.

Eka Setiawan
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved