Kembangkan Budi Daya Tambak Udang Vaname

Kamis, 11 Desember 2014 - 10:38 WIB
Kembangkan Budi Daya...
Kembangkan Budi Daya Tambak Udang Vaname
A A A
PROBOLINGGO - Pemkab Probolinggo kini mulai menggalakkan budi daya tambak udang vaname menggantikan udang windu yang tersohor pada era 1990- an.

Hingga kini telah terdapat pengusaha dalam negeri dan modal asing yang secara intensif membudidayakan udang vaname. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo Dedi Iswandi mengungkapkan, budi daya udang ini memiliki potensi yang besar di pasar internasional.

Apalagi, setelah budi daya yang dikembangkan di Vietnam dan India mengalami kemerosotan. “Kami mengambil peluang besar di pasar internasional yang masih terbuka lebar. Udang jenis vaname merupakan komoditas unggulan pengganti udang windu,” kata Dedi pada Forum Silaturahmi Masyarakat Perikanan dan Kelautan serta Pelestarian Lingkungan Perikanan.

Menurut dia, pada era 1980- an, Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu pilar budidaya udang windu di Indonesia. Namun, kondisi ini terus merosot pada akhir era Orde Baru. Sekitar 2000, potensi tambak udang ini berupaya bangkit dari keterpurukan dengan mengembangkan udang jenis vaname.

“Udang vaname ini merupakan komoditas yang lebih baik dari udang windu. Pada 2008 sudah terdapat 2.000 hektare tambak udang yang dikelola 29 perusahaan asing dan dalam negeri,” tandasnya.

Bupati Probolinggo Tantri Hasan Aminudin mengapresiasi pengembangan dan budi daya tambak udang vaname. Menurutnya, penerapan teknologi modern harus ditularkan pada petani tambak tradisional sehingga transformasi ilmu dan teknologi ini dapat berjalan seiring.

“Transformasi ilmu dan teknologi ini sebagai upaya untuk meningkatkan produksi petani tambak lainnya. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat meningkat lebih baik,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut, produsen pakan ternak PT Matahari Sakti, Surabaya, melakukan penanaman 20.000 pohon bakau (mangrove ) di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, dan Desa Klaseman, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Aksi penanaman bakau ini sebagai upaya menghijaukan pesisir pantai dan melestarikan lingkungan pantai. “Kepedulian ini sebagai upaya pelestarian hutan mangrove demi turut serta menjaga kelangsungan hidup ekosistem kelautan dan perikanan. Kami melibatkan Unibraw Malang untuk memantau agar hutan mangrove memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir pantai dan keseimbangan alam,” kata Presiden Direktur PT Matahari Sakti Puspita Dewi Prijadi.

Arie Yoenianto
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
12 menit yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
30 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
47 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved