Penurunan Produksi Pertanian Sumsel Disorot

Rabu, 10 Desember 2014 - 16:05 WIB
Penurunan Produksi Pertanian...
Penurunan Produksi Pertanian Sumsel Disorot
A A A
PALEMBANG - Penurunan produksi pertanian khususnya gabah di Sumatera Selatan (Sumsel) menyedot perhatian Komisi IV DPR RI, dan meminta Pemprov Sumsel untuk tetap fokus meningkatkan sektor pertanian.

Ketua Komisi IV DPR RI, Edhi Prabowo bersama rombongan dalam kunjungan kerjanya ke Pemprov Sumsel kemarin menyampaikan, data Badan Pusat Statistik (BPS) 2014 menunjukan bahwa produksi gabah di daerah pemilihannya ini alami penurunan.

Menurut dia, kejadian tersebut jelas ada hal yang luput dari perhatian pemerintah sehingga semangat pertanian menjadi ikut menurun. Data BPS menunjukkan produksi padi tahun 2014 (angka ramalan I) di perkirakan mencapai 3,56 juta ton gabah kering giling (GKG) turun sebesar 115,03 ribu ton (3,13%) dibandingkan tahun 2013. Penurunan produksi ini di perkirakan karena adanya penurunan pada luas panen dan produktivitas masing-masing sebesar 17,22 ribu hektar (2,15%) dan 0,46 kuin tal/hektar (1,00%).

“Tetapi kita ke sini, pada prinsipnya bukan mencari kesalahan melainkan solusi agar kejadian ini tidak terjadi. Pemerintah juga hendaknya ke depan lebih ekstra lagi dalam memaksimalkan lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi atau beras ke depan,” ungkapnya di kantor Pemprov Sumsel, kemarin.

Selain menyoroti persoalan pertanian, Komisi IV DPR RI juga konsen untuk menggugah sektor lainnya, yakni perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, serta lingkungan hidup. Dalam pertemuan tersebut, sempat terjadi sesi tanya jawab antara para anggota Komisi IV dengan gubernur dan SKPD di bidangnya. Dari sorotan wakil rakyat yang hadir, juga tertuju pada produksi asap oleh provinsi Sumsel.

Pada umumnya, mereka meminta penjelasan gubernur dalam mengantisipasi persoalan ini ke depan sehingga tidak lagi terulang. “Ini juga kita rasakan penting, karena hal ini merupakan kejadian tahunan yang sepertinya sulit untuk dihindarkan,” kata anggota Komisi IV DPR RI, Dewi Koryati.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Gubernur Sumsel Alex Noerdin didam-pingi Ketua DPRD Sum-sel terpilih M Giri Ramanda N Kiemas, mengklarifikasi penurunan produksi gabah yang terjadi di Sumsel. Meski, tak dipungkirinya titik berat persoalan di sektor pertanian, ada penurunan dari aspek lahan, akibat adanya alih fungsi kepemilikan lahan pertanian.

Ibrahim Arsyad
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
44 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
China Produksi Robot...
China Produksi Robot Humanoid, Wajahnya Bisa sesuai Request
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved