Tersangka Miras Cherrybelle Kabur ke Sumatera

Senin, 08 Desember 2014 - 15:18 WIB
Tersangka Miras Cherrybelle...
Tersangka Miras Cherrybelle Kabur ke Sumatera
A A A
GARUT - Kasus miras oplosan Cherrybelle yang menewaskan belasan warga di Kabupaten Garut dan 10 jiwa di Kabupaten Sumedang masih didalami polisi. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol M Iriawan mengatakan, salah satu tersangka yang ditetapkan menjadi DPO kabur ke Pulau Sumatera.

Menurut Iriawan saat konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (8/12/2014), tersangka yang kabur ke Sumatera adalah pemilik salah satu kios miras oplosan di kawasan Terminal Guntur.

Sebagian besar korban yang tewas di Kabupaten Garut, pada umumnya membeli miras oplosan Cherrybelle dari kios di Terminal Guntur.

Polisi juga sudah mengamankan dua tersangka yang menjual wilayah miras oplosan di wilayah Leles, Kabupaten Garut. Mereka adalah AS dan Y.

"Sementara di wilayah Kabupaten Sumedang, kami sudah mengamankan D dan A. Khusus untuk tersangka A yang di Sumedang ini, kami sudah jemput dari Bali. Sekarang akan diperiksa," ujarnya.

Menurut Kapolda, para tersangka akan dijerat Pasal 204 KUHP, Pasal 146 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Dia menambahkan, untuk sementara kasus miras di Garut dan Sumedang masih berdiri sendiri-sendiri.

"Kasusnya berdiri sendiri-sendiri dulu. Memang terdengar aneh karena korban berjatuhan akibat miras oplosan terjadi bersamaan, baik di Garut dan di Sumedang. Apakah ada keterkaitan, itu masih kami dalami dan kembangkan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 orang dinyatakan tewas di IGD RSUD dr Slamet Garut seusai menenggak miras oplosan. Sementara sembilan orang di antaranya selamat.

"Total yang masuk ke rumah sakit 25 orang. 16 orang meninggal, sembilan di antaranya sempat dirawat dan sudah pulang," kata Humas RSUD dr Slamet Garut Ade Sunarya.

Miras oplosan yang terkenal dengan nama Cherrybelle ini diduga kuat telah menewaskan lebih banyak lagi warga Garut. Pendataan sulit dilakukan karena mereka dinyatakan tewas saat masih berada di rumah dan ketika masih menjalani perawatan di puskesmas kecamatan.
(zik)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved