Enam Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Senin, 01 Desember 2014 - 12:09 WIB
Enam Orang Meninggal...
Enam Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
A A A
MEDAN - Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, sejak pelaksanaan Ops Zebra Toba, tercatat ada enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Selain korban tewas, dari 24 kasus kecelakaan lalu lintas yang terekam terdapat korban luka berat 16 orang dan korban luka ringan 26 orang. Total kerugian materiil mencapai sekitar Rp50 juta. “Secara umum kecelakaan itu terjadi akibat faktor manusianya. Salah satunya pengendara tidak mematuhi peraturan lalu lintas, ugal-ugalan, tidak menggunakan perlengkapan kendaraan, dan tidak memeriksa kelayakan kendaraan,” kata MP Nainggolan, Minggu (30/11).

Dia menunjukkan bahwa faktor lebih besar berkontribusi terhadap kasus kecelakaan terlihat dari data pelanggaran pengendara. “Jumlah pelanggaran sebanyak 10.344 kali, sedangkan jumlah tilang yang dikeluarkan sebanyak 7.383 lembar. Kemudian untuk teguran sebanyak 1.579 kali,” ujarnya.

Menurut dia, dari jumlah tersebut dapat disimpulkan bahwa kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan tingkat kecintaannya atas dirinya masih kurang. Karena itu, tidak heran angka kecelakaan di Sumut saat ini masih tinggi. “Inilah bukti kalau kesadaran berkendara di Sumut ini masih sangat rendah dalam mematuhi peraturan berlalu lintas. Hanya dalam lima hari saja sudah ribuan pelanggaran,” tuturnya.

MP Nainggolan menambahkan, faktor lain seperti jalan berlubang dan cuaca berkontribusinya kecil. Masalah tersebut sebenarnya bisa dihindari jika pengendara berhati-hati dan tidak memaksakan diri berkendaraan saat cuaca buruk. Dia mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan atau rambu-rambu berlalu lintas untuk menghindari kecelakaan.

“Kalau kita patuh pada peraturan berlalu lintas, berarti kita sayang pada keluarga kita. Jangan mematuhi peraturan berlalu lintas karena takut ditilang polisi tetapi karena sayang dengan keluarga sendiri,” katanya.

Frans Marbun
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
33 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
47 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
50 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved