Polda Harus Cari Markas Geng Motor Anarkis
Selasa, 25 November 2014 - 17:43 WIB
Polda Harus Cari Markas Geng Motor Anarkis
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya diminta mencari titik kumpul dan markas geng motor yang kerap berbuat aksi anarkis. Langkah ini dilakukan untuk memberangus aksi krimanilitas yang dilakukan geng motor.
Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan mengatakan, Polda Metro Jaya mestinya mengoperasikan seluruh armada patroli ke penjuru wilayah di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
‎Bahkan, kepolisian harus memberangus aksi kriminalitas tersebut. "Tentunya hal-hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, segera diambil tindakan," kata Edi kepada wartawan, Selasa (25/11/2014).
Edi pun meminta polisi mencari titik atau markas kelompok bermotor yang ditengarai menjurus pada tindak kejahatan.
"Kita juga sarankan kalau bisa mobil patroli jangan disiagakan di kantor, terutama pada malam libur. Karena, kelompok ini kebanyakan beroperasi pada malam libur," tegasnya.
Selain itu lanjut Edi, kepolisian juga mesti memberikan garansi garansi keamanan terhadap pengendara maupun masyarakat khususnya pada malam hari.
Diberitakan sebelumnya, kelompok bermotor beraksi di dua lokasi terpisah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan serta Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu 23 November lalu.
Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan mengatakan, Polda Metro Jaya mestinya mengoperasikan seluruh armada patroli ke penjuru wilayah di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
‎Bahkan, kepolisian harus memberangus aksi kriminalitas tersebut. "Tentunya hal-hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, segera diambil tindakan," kata Edi kepada wartawan, Selasa (25/11/2014).
Edi pun meminta polisi mencari titik atau markas kelompok bermotor yang ditengarai menjurus pada tindak kejahatan.
"Kita juga sarankan kalau bisa mobil patroli jangan disiagakan di kantor, terutama pada malam libur. Karena, kelompok ini kebanyakan beroperasi pada malam libur," tegasnya.
Selain itu lanjut Edi, kepolisian juga mesti memberikan garansi garansi keamanan terhadap pengendara maupun masyarakat khususnya pada malam hari.
Diberitakan sebelumnya, kelompok bermotor beraksi di dua lokasi terpisah di Pasar Minggu, Jakarta Selatan serta Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu 23 November lalu.
(whb)