Proyek DAK Disdik Batubara Jadi Sorotan

Kamis, 20 November 2014 - 13:22 WIB
Proyek DAK Disdik Batubara...
Proyek DAK Disdik Batubara Jadi Sorotan
A A A
BATUBARA - Pelaksanaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Batubara tahun 2012 disoroti sejumlah pihak.

Sebab, pengalokasian anggaran sebesar Rp26,755 miliar yang digunakan untuk pembangunan ruang perpustakaan dan rehabilitasi sejumlah gedung SD dan SMP diduga tidak sesuai ketentuan. “Kami meminta Disdik Batubara memeriksa kembali apakah spesifikasi pelaksanaan proyek sudah sesuai ketentuan,” ungkap pemerhati pendidikan Batubara, Dedi Iskandar, di Limapuluh, Rabu (19/11).

Menurutnya, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun 2012 diketahui telah terjadi penyalahgunaan anggaran sebesar Rp26,755 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembangunan sejumlah bangunan perpustakaan dan rehabilitasi ruangan tidak sesuai ketentuan, dan di antaranya bahkan diduga tidak dilaksanakan.

Salah satunya bangunan perpustakaan SD Negeri 017976 Indrapura, Kecamatan Air Putih. Ukuran bangunan perpustakaan terlihat lebih kecil dari bangunan perpustakaan pada umumnya. Dia menduga bangunan tersebut merupakan salah satu rumah guru yang didesain menjadi gedung perpustakaan.

“Maka, berdasarkan hasil temuan tersebut, bisa menjadi pintu masuk bagi para penegak hukum untuk segera mengevaluasi seluruh pelaksanaan proyek DAK Disdik Pemkab Batubata,” katanya. Dia menambahkan, pengerjaan proyek DAK Disdik Pemkab Batubara tahun 2012 cukup memprihatinkan. Berdasarkan data yang diperolehnya, banyak ditemukan beragam dugaan penyimpangan dengan indikasi pengurangan kualitas bangunan.

Dia juga menduga, pelaksanaan proyek banyak diintervensi para oknum pejabat. “Data di lapangan akan terus kami kumpulkan dan kami konfirmasi kepada Disdik. Sebab, kami menilai mungkin masih banyak lagi proyek Disdik yang menyalahi aturan,” ujarnya. Sementara Kepala Disdik Pemkab Batubara, Darwis, saat dikonfirmasi, membantah telah terjadi penyalahgunaan anggaran DAK. Menurut dia, penggunaannya sudah sesuai alokasi.

“Tidak benar itu. Kami sudah bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Masalah itu sudah selesai,” katanya.

Muhammad dian
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
1 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
3 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
3 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
4 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
6 jam yang lalu
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved