Hati-hati, 2 Jam Lagi Tsunami Sampai di 5 Pantai Ini
Sabtu, 15 November 2014 - 12:37 WIB
Hati-hati, 2 Jam Lagi Tsunami Sampai di 5 Pantai Ini
A
A
A
MANADO - Berdasarkan analisis dari Pacific Disaster Center, tsunami dengan tinggi gelombang 0,3-1 meter akan mencapai beberapa wilayah pesisir di Indonesia. Perkiraan 0,5 jam mencapai pantai Manado dan Ternate. Selanjutnya 1-2 jam mencapai pantai Maluku, Papua, dan Sulteng.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, daerah yang statusnya siaga tsunami dan sangat merasakan gempa sangat kuat, ada tiga di Indonesia. Satu di Malut (Halmahera), dan dua di Sulut, yakni Talaud, dan Bolsel.
"Pusdalops BNPB sudah memberitahukan waktu kedatangan gelombang tsunami di daerah tersebut. BPBD setempat sedang memberikan arahan kepada masyarakat. Laporan lebih lanjut akan kami laporkan," ujar Sutopo, dalam siaran persnya, Sabtu (15/11/2014).
Pemantauan tsunami dan dampak gempa, kata Sutopo, masih terus dilakukan oleh Posko BNPB ke BPBD yang wilayah berpotensi terdampak. Gempa 7,3 SR telah diikuti gempa susulan 5 SR, pada pukul 09.43 WIB, dan 6,3 SR di 93 km Tengah Bolmong, pada pukul 10.08 WIB.
"BMKG telah melaporkan peringatan dini kepada kami (BNPB). Karena itu, BNPB langsung menuju Pusdalops BNPB dan telah menginstruksikan jajaran BNPB untuk persiapan gerakan ke daerah bencana dengan menyiapkan pesawat terbang, logistik, dan satuan reaksi cepat penanggulangan bencana jika sewaktu-waktu darurat," jelasnya.
Hasil laporan yang terima saat ini dari BPBD, gempa dirasakan sangat kuat di wilayah Sitaro, masyarakat di sana panik dan berhamburan ke luar rumah. Guncangan dirasakan selama 5-7 detik. Saat ini masyarakat masih berada di luar rumah dan berangsur normal.
Sementara di Ternate, Kabupaten Sula, dan Manado, gempa pun dirasakan kuat. Info dari Halmahera Barat, gempa terasa keras, dan disepanjang pantai pesisir.
"Semua daerah itu laporannya masuk pada 10.45 WIB dan tidak ada kerusakan yang ditimbulkan, hanya kepanikan. Durasi guncangan gempa berfariasi antara 5-7 detik," terangnya.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, daerah yang statusnya siaga tsunami dan sangat merasakan gempa sangat kuat, ada tiga di Indonesia. Satu di Malut (Halmahera), dan dua di Sulut, yakni Talaud, dan Bolsel.
"Pusdalops BNPB sudah memberitahukan waktu kedatangan gelombang tsunami di daerah tersebut. BPBD setempat sedang memberikan arahan kepada masyarakat. Laporan lebih lanjut akan kami laporkan," ujar Sutopo, dalam siaran persnya, Sabtu (15/11/2014).
Pemantauan tsunami dan dampak gempa, kata Sutopo, masih terus dilakukan oleh Posko BNPB ke BPBD yang wilayah berpotensi terdampak. Gempa 7,3 SR telah diikuti gempa susulan 5 SR, pada pukul 09.43 WIB, dan 6,3 SR di 93 km Tengah Bolmong, pada pukul 10.08 WIB.
"BMKG telah melaporkan peringatan dini kepada kami (BNPB). Karena itu, BNPB langsung menuju Pusdalops BNPB dan telah menginstruksikan jajaran BNPB untuk persiapan gerakan ke daerah bencana dengan menyiapkan pesawat terbang, logistik, dan satuan reaksi cepat penanggulangan bencana jika sewaktu-waktu darurat," jelasnya.
Hasil laporan yang terima saat ini dari BPBD, gempa dirasakan sangat kuat di wilayah Sitaro, masyarakat di sana panik dan berhamburan ke luar rumah. Guncangan dirasakan selama 5-7 detik. Saat ini masyarakat masih berada di luar rumah dan berangsur normal.
Sementara di Ternate, Kabupaten Sula, dan Manado, gempa pun dirasakan kuat. Info dari Halmahera Barat, gempa terasa keras, dan disepanjang pantai pesisir.
"Semua daerah itu laporannya masuk pada 10.45 WIB dan tidak ada kerusakan yang ditimbulkan, hanya kepanikan. Durasi guncangan gempa berfariasi antara 5-7 detik," terangnya.
(san)