Dongkrak PAD dan Buka Lapangan Kerja

Rabu, 12 November 2014 - 13:41 WIB
Dongkrak PAD dan Buka...
Dongkrak PAD dan Buka Lapangan Kerja
A A A
Keberadaan Bandara Internasonal Minangkau (BIM) cukup memberikan kontribusi positif bagi Pemda Padang Pariaman.

Salah satunya peningkatan terjadi pada sektor pajak. BIM telah menjadikan pertumbuhan ekonomi meningkat diatas 6,67%. Beberapa kontribusi dari kehadiran BIM adalah meningkatkan pajak daerah. Kehadiran BIM juga diikuti dengan lahirnya industri yang baru. Termasuk menjadi salah satu tujuan wisata yang berujung tumbuhnya hotel dan restoran.

“Yang pasti meningkat pada sektor PAD dari pajak ini menjaadikan pertumbuhan ekonomi meningkat pesar,” jelas Assek II Kabupaten Padang Pariaman Ali Amran. Kabupaten padang memiiki penduduk sekitar 400.000 jiwa yang terbagi dalam 17 kecamatan dan 60 nagari (desa). Kini banyak para pekerja yang terserap dalam kegiatan usaha di sekitar Bandara. APBD yang di Padang pariaman sendiri saat ini sudah mencapai Rp1,4 triliun.

Sekretaris Dishumkominfo Padang Pariaman, Albes Marsam menambahkan, bandara ini menjadi embarkasi haji. Ini nantinya masih akan dikembangkan moda transportasi seperti kerepa api dengan tiket yang terjangkau. Daerah juga memiliki kearifan lokal dengan membuat kotak donasi di bandara. Setiap tahunnya mampu dihimpun dana hingga mencapai Rp1,2 miliar. Dana ini dipakai untuk kegiatan masyarakat yang kurang mampu. “Itu sifatnya sukarela, dan dipakai untuk membantu warga miskin secara transparan,” ujarnya.

Direktur Kepersetaan dan Keuangan PT AP I Aryadi Subagyo mengatakan, Angkasa Pura I serius untuk mendukung peningkatan kemajuan di Kulonprogo. Untuk itulah warga terdampak harus bisa sejahtera. Salah satu langkah yang sudah dilakukan dengan mengikutsertakan 24 remaja di sekitar bandara mengikuti program pelatihan perbengkelan bekerjasama dengan PT Astra Motor. “Pelatihan ini menjadi modal bagi masyarakat, karena mereka bisa terampil dan bisa bekerja lebih mapan,” jelasnya.

Program seperti ini akan terus dilakukan dengan melihat peluang dan potensi yang ada. Pembangunan bandara juga terus dilakukan dengan menggandeng UGM untuk melakukan penelitian. Niscaya kalangan akademisi akan lebih bijak mensikapi permasalahan sosial yang ada agar dampak yang muncul tidak terabaikan.

Kuntadi
Kulonprogo
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
7 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
7 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
9 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
10 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
10 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
11 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved