Kualitas Udara Muba Tidak Sehat

Rabu, 15 Oktober 2014 - 07:36 WIB
Kualitas Udara Muba...
Kualitas Udara Muba Tidak Sehat
A A A
SEKAYU - Badan Lingkungan Hidup, Penelitian, dan Pengembangan (BLHPP) Musi Banyuasin (Muba) menyatakan saat ini kualitas udara masuk dalam level tidak sehat. Kondisi ini disebabkan kabut asap yang semakin pekat di Bumi Serasan Sekate.

"Ya, berdasarkan hasil pantauan alat pengukur kualitas udara, saat ini indeks standar pencemar udara (ISPU) di Muba mencapai angka 187, itu artinya pencemaran udara dalam level tidak sehat," ujar Kepala BLHPP Muba Zulfakar, kemarin.

Dalam kondisi ini, lanjut dia, dampak yang timbul untuk kesehatan yaitu bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang peka atau dapat menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika. "Kita terus lakukan pemantauan selama 24 jam untuk terus mengetahui kualitas udara," kata dia.

Penetapan ISPU dilakukan berdasarkan lima pencemar utama yaitu karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), ozon permukaan (O3), dan partikel debu (PM10). Terdapat lima kategori yakni ISPU 0-50 dinyatakan baik, 51-100 dinyatakan sedang, 101-199 dinyatakan tidak sehat, 200-299 dinyatakan sangat tidak sehat, 300-500 dinyatakan berbahaya. "Belum terlalu ekstrem, namun harus segera diantisipasi," tegas dia.

Lebih lanjut Zulfakar menuturkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, salah satunya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muba. ISPU menjadi bahan pertimbangan untuk mengeluarkan keputusan terkait waktu masuk sekolah.

"Kita sudah informasikan ke Diknas untuk mengambil langkah dalam hal penentuan waktu masuk sekolah dalam situasi bencana asap saat ini," jelasnya.

Dengan kondisi kualitas udara seperti ini, Zulfakar mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, terutama saat melaksanakan aktivitas di luar rumah. Sebab, serangan penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sangat mungkin terjadi.

"Berbagai pihak telah berupaya dalam menanggulangi bencana asap ini, kita juga akan menyebarkan masker kepada masyarakat."
(zik)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
38 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved