Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah Bakal Diliburkan

Selasa, 14 Oktober 2014 - 06:03 WIB
Kabut Asap Makin Pekat,...
Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah Bakal Diliburkan
A A A
SEKAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) berencana meliburkan atau memundurkan waktu masuk sekolah, mengingat semakin pekatnya kabut asap. Kabut asap itu menjadi penyebab utama meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Kualitas udara saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, sudah di atas ambang normal. Jadi, kalau memang mengganggu kesehatan anak-anak, akan kita liburkan dan ini tidak masalah," ujar Bupati Muba Pahri Azhari, kemarin.

Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini menuturkan, anak-anak paling rentan terserang penyakit ISPA. Jumlah penderita ISPA di Muba pun saat ini terus meningkat signifikan. "Jangankan anak-anak, orang dewasa saja mudah terserang penyakit ISPA karena asap. Jadi ini harus diperhatikan benar," tegas dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muba Yusuf Amilin menjelaskan, terdapat dua opsi yang dapat diambil dalam hal penanggulangan bencana kabut asap bagi anak sekolah yaitu meliburkan atau memundurkan waktu masuk sekolah.

"Kita koordinasi dengan Pemprov Sumsel dan meminta petunjuk dari Bapak Bupati. Jika sudah ada, keputusan diliburkan atau dimundurkan waktu masuk sekolah akan kita terbitkan ke sekolah-sekolah untuk dijalankan," jelas dia.

Menurut Yusuf, selama ini waktu masuk sekolah normalnya pada pukul 07.30 WIB dan selesai pada pukul 13.30 WIB. Jika nanti mengalami perubahan, waktu masuk sekolah akan menjadi pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 13.30 WIB.

"Nanti akan mundur sekitar 30 menit dari waktu normal, dengan harapan di waktu tersebut kabut asap tidak terlalu pekat lagi," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga saat ini telah berkoordinasi dengan Dinkes Muba dalam hal penanggulangan penyakit ISPA. "Kita sudah koordinasi dan meminta Dinkes untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah, upaya tersebut merupakan salah satu cara untuk mencegah ISPA menyerang anak-anak," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Jambi Dikepung Kabut...
Jambi Dikepung Kabut Asap, Pelajar PAUD hingga SMP Diliburkan
Kabut Asap Memburuk,...
Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terpaksa Diliburkan
Kabut Asap Kepung Palembang,...
Kabut Asap Kepung Palembang, Kualitas Udara Memburuk
Dikepung Kabut Asap...
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Warga Rokan Hilir Mulai Mengungsi
Bencana Kabut Asap di...
Bencana Kabut Asap di Palembang Kian Parah
Viral AC Mobil Keluar...
Viral AC Mobil Keluar Kabut Sampai Berembun, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved