Jawa Barat Defisit Cadangan Darah

Rabu, 08 Oktober 2014 - 03:33 WIB
Jawa Barat Defisit Cadangan...
Jawa Barat Defisit Cadangan Darah
A A A
BANDUNG - Setiap tahun, cadangan darah di Jawa Barat mengalami defisit bahkan hingga 5 ribu labu darah. Hal ini menandakan masih minimnya kesadaran warga dalam mendonorkan darahnya di PMI.

Padahal, Jawa Barat memiliki penduduk yang cukup besar. Idealnya bisa memenuhi 500 ribu labu darah per tahunnya. "Namun, saat ini baru tersedia 495 ribu labu darah dalam setiap tahun," kata Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jabar Dani Ramdani, Selasa (7/10/2014).

Padahal, lanjut Dani, kebutuhan darah di Jawa Barat terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Salah satu pemicunya yakni tingginya kasus kecelakaan lalu lintas. "Selain itu, kasus talasemia juga meningkat. Anak-anak yang harus diganti darahnya secara rutin sejak lahir," bebernya.

Untuk itu, Dani berharap semakin banyak masyarakat yang tergugah untuk mendonorkan darah. Sebab, menurutnya, pendonor darah aktif di Jawa Barat masih jauh dari mencukupi.
Pendonor aktif yang secara rutin menyumbangkan darah jumlahnya baru sekitar 800 orang.

"Hal ini masih jauh di bawah jumlah penduduk Jabar yang mencapai 45 juta jiwa. Pendonor lainnya masih bersifat sporadis. Hanya mendonorkan darahnya di saat acara-acara tertentu, seperti hari jadi apa, HUT apa. Atau banyak juga pendonor dari keluarga pasien yang dalam kondisi kritis memerlukan darah," paparnya.

Bahkan, tidak jarang PMI kehabisan stok darah lantaran minimnya pendonor. Untuk menyadarkan masyarakat agar mau mendonorkan darah secara rutin, menurut Dani, pihaknya melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

"Dengan menyiapkan mobil khusus, kami rutin mendatangi pusat perbelanjaan, sekolah, perkantoran serta lokasi lainnya untuk menghimpun pendonor."

Lebih lanjut Dani mengatakan, masyarakat perkotaan relatif lebih tergugah dalam mendonorkan darah. "Perkotaan relatif banyak pendonornya, seperti Bandung Raya, Bogor, Bekasi, Depok, Cirebon. Kalau Purwakarta, Kuningan masih harus digenjot."
(zik)
Berita Terkait
Gen Z Wajib Tahu, Ini...
Gen Z Wajib Tahu, Ini Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Tubuh
Radjak Hospital Gelar...
Radjak Hospital Gelar Donor Darah Serentak, dr. Handaria Ungkap Manfaatnya
TNI AL Gelar Donor Darah...
TNI AL Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-76 TNI di Koarmada I
Sepekan Ramadhan, Jumlah...
Sepekan Ramadhan, Jumlah Pendonor Darah di PMI DKI Jakarta Turun 50 Persen
Stok Darah PMI Menipis,...
Stok Darah PMI Menipis, Trigatra Marta Gelar Aksi Donor Darah
Bantu Stok Darah PMI,...
Bantu Stok Darah PMI, Pelajar se-Jakarta Utara Gelar Pekan Donor Darah
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
36 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved