4 Sapi Kurban di Kendal Terjangkit Cacing Hati

Senin, 06 Oktober 2014 - 00:06 WIB
4 Sapi Kurban di Kendal...
4 Sapi Kurban di Kendal Terjangkit Cacing Hati
A A A
KENDAL - Tim Pemantau dari Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Kendal, menemukan cacing hati pada hewan kurban. Hati yang terjangkit penyakit tersebut, tidak boleh dibagikan dan harus dimusnahkan.

Temuan tersebut setelah dilakukan pemantauan di sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban, di Kabupaten Kendal, selama dua hari sejak Sabtu 4 Oktober 2014, dan Minggu (5/10/2014).

Sedikitnya ada empat sapi yang terjangkit cacing hati, yakni dua sapi di musala Baitul Muslimin, Desa Brangsong, RT 6/2, dan dua sapi di musala Desa Karang Tengah, Kecamatan Kaliwungu.

Tim Pemantau dari DP3K Kabupaten Kendal Yusuf mengatakan, hati hewan kurban yang terdapat cacing hati dilarang untuk dikonsumsi dan harus dimusnahkan. Sebab, penyakit tersebut sangat membahayakan bagi manusia.

“Kami sudah berkoordinasi dengan panitia kurban, untuk memsiahkan hati hewan kurban yang kedapatan berpenyakit, untuk kemudian dimusnahkan,” ujarnya, kepada wartawan.

Kendati demikian, pihaknya memastikan daging sapi yang terjangkit cacing hati masih bisa dikonsumsi. Menurutnya, cacing hati hanya menyerang hati sapi dan yang membahayakan adalah pada bagian hati.

“Kalau dagingnya tidak masalah untuk dikonsumsi, karena yang membahayakan pada bagian hati. Tapi dagingnya tetap dimasak dengan cara yang sehat,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada panitia kurban untuk membagikan daging hewan kurban di kantong plastik transparan. Sebab, kantong plastik warna hitam terdapat zat pewarna yang dapat terserap pada daging.

“Untuk jeroan supaya dipisah, tidak dijadikan satu dengan daging, seandainya ada bakteri tidak langsung menempel pada daging tersebut,” imbuhnya.

Kabid Peternakan DP3K Eko Tri Jatmiko menambahkan, pihaknya menerjunkan tim pemantau hewan kurban 28 orang, dibagi untuk 20 kecamatan. Tim disebar ke seluruh kecamatan, dan akan melaksanakan pemeriksaan sebelum dan sesudah disembelih.

“Tim akan mewaspadai adanya cacing hati yang kerap muncul pada hewan kurban yang tidak sehat. Secara kasat mata, cacing hati dapat dilihat, selain itu ciri lain adalah warna hati tidak segar dan mulai busuk. Meski hati sapi terserang cacing, namun dagingnya masih bisa dikonsumsi,” ulasnya.

Sementara itu, Wahyudi, panitia kurban di Musala Baitul Muslimin Brangsong mengatakan, sapi yang disembelih dari luar terlihat sehat, namun setelah disembelih dan dilihat pada hatinya ada cacingnya.

“Tapi karena sudah pengalaman, sehingga hati yang ada cacingnya langsung disendirikan dan akan dikubur,” tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Kurban Patungan, Gus...
Kurban Patungan, Gus Baha: Apakah di Akhirat 7 Orang Naik Sapi Itu Bersama?
Komposisi Daging Kurban...
Komposisi Daging Kurban yang Dimakan, Dihadiahkan dan Disedekahkan
9 Syarat Sahnya Kurban,...
9 Syarat Sahnya Kurban, Salah Satunya Hewan Bebas dari Cacat
Kaum Muslimin yang Tak...
Kaum Muslimin yang Tak Mampu Berkurban, Akan Mendapat Pahala dari yang Menyembelih Kurban
Idul Adha: Syarat Sah...
Idul Adha: Syarat Sah Hewan Kurban dan Waktu Penyembelihan
Apakah Panitia Boleh...
Apakah Panitia Boleh Mendapat Daging Kurban? Begini Penjelasannnya
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved