Wakapolres Pamekasan Tanggapi Unjuk Rasa Anggota

Sabtu, 04 Oktober 2014 - 17:20 WIB
Wakapolres Pamekasan...
Wakapolres Pamekasan Tanggapi Unjuk Rasa Anggota
A A A
PAMEKASAN - Unjuk rasa dan penyegelan rumah dinas perwira yang dilakukan anggota Polres Pamekasan, Jawa Timur, direspons Wakapolres Pamekasan Kompol Hartono.

Menurutnya, tudingan yang disampaikan anggota tersebut tidak benar. Ia mengaku, persoalan yang terjadi selama ini sampai berujung pada aksi unjuk rasa karena adanya kesalahpahaman antara unsur pimpinan dengan anggota.

"Teguran dalam polisi tidak mungkin lemah lembut, pasti tegas. Tapi, bukan kasar," terang Hartono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/10/2014).

Ia menyatakan, sebagai pimpinan dirinya tidak mungkin melontarkan penyataan kotor terhadap anggota. Peristiwa unjuk rasa dan penyegelan rumah dinas perwira ini terjadi lantaran kesalahpahaman. Kemudian, ada yang membesar-besarkan sehingga semakin memperkeruh situasi.

"Saya memang pernah menegur anggota saat apel di Arek Lancor. Tujuannya ingin memberikan motivasi pada anggota agar semangat dalam menjalankan tugas, terutama dalam mengungkap sebuah kasus," paparnya.

Sebab, menurutnya, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berhasil diungkap hanya sedikit. Padahal, kasus curanmor kerap terjadi di Pamekasan. Tapi, dari 58 kasus, yang berhasil diungkap baru tiga kasus.

"Soal mutasi, itu kewenangan pimpinan. Namun, yang jelas selama ini saya sudah menjalankan tugas sesuai mekanisme yang ada, termasuk dalam melakukan pembinaan terhadap anggota," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, rumah dinas tiga perwira Polres Pamekasan, Jawa Timur, disegel anggotanya sendiri, Sabtu (4/10/2014). Sebab, ketiga perwira tersebut dituding semena-mena. Bahkan, dituding kerap menghina anggotanya.

Penyegelan ketiga rumah dinas ini sebagai puncak kekesalan anggota seusai menggelar aksi unjuk rasa di halaman polres setempat. Saat berorasi, mereka tidak ditemui Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarasman, karena sedang cuti naik haji.
(zik)
Berita Terkait
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
2 Oknum Polisi Aniaya...
2 Oknum Polisi Aniaya Warga, Kapolres Aceh Timur Minta Maaf ke Korban
Berita Terkini
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo dan HT Serahkan Kurban Partai Perindo di Paseban, Tegaskan Keberagaman dan Nilai Keumatan
41 menit yang lalu
Seskab Teddy Borong...
Seskab Teddy Borong 35 Sapi Kurban Jumbo dari Boyolali pada Iduladha 2026
53 menit yang lalu
Ada Proyek MRT Jakarta,...
Ada Proyek MRT Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas di Harmoni Berlaku hingga September 2026
2 jam yang lalu
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
2 jam yang lalu
Polisi Bongkar Peredaran...
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Tanah Abang, 3 Orang Ditangkap
4 jam yang lalu
Catat! CFD Sudirman-MH...
Catat! CFD Sudirman-MH Thamrin Ditiadakan Pekan Ini
4 jam yang lalu
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved