Danang Tewas Ditembak Senapan Angin, dan Dilempar Batu

Jum'at, 19 September 2014 - 16:14 WIB
Danang Tewas Ditembak...
Danang Tewas Ditembak Senapan Angin, dan Dilempar Batu
A A A
BLITAR - Aksi main hakim warga kembali terjadi. Kali ini menimpa Danang Adiwibowo (35), warga Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar. Danang tewas setelah dada dan tenggorokannya ditembak senapan angin, dan dilempari batu.

Dengan darah bercucuran, Danang berlari sempoyongan masuk ke dalam musala Al Barokah, Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro. Diiringi teriakan maling dan rampok, ayah dua anak tersebut tetap disambiti batu hingga tewas, di lokasi.

"Selain luka tembak, pada bagian badan, dan kepala, korban juga terluka akibat lemparan batu. Sebelum dibawa petugas untuk autopsi, keluarga sempat mengambil fotonya," tutur Bintoro (50), paman korban, kepada wartawan, Jumat (19/9/2014).

Peristiwa amuk warga itu terjadi dini hari tadi. Informasi yang dihimpun, kemarahan massa berawal dari ulah korban yang mengamuk dan merusak rumah warga. Sebelumnya, Danang sempat bertengkar dengan istrinya Yuna (30).

Setelah pertengkaran itu, tiba-tiba Danang merusak rumah Eni Tri Esiani (77), tetangganya. Tidak hanya itu, dengan sebilah parang, pria yang memiliki riwayat sakit jiwa tersebut juga membacok Harry Rinekso (40), anak Eni Tri Esiani.

Akibat sabetan parang itu, Harry mengalami luka serius, di lengan dan pelipis. "Memang Danang pernah dirawat di Rumah Sakit (RS) Jiwa Porong, karena tidak kuat belajar ilmu. Namun sebelum peristiwa itu, kondisinya sehat," ungkap Bintoro.

Namun sikap korban telanjut membuat warga berang. Massa yang marah langsung meneriaki korban maling dan rampok. Karena terus mengacung-acungkan parang dan menyerang warga, salah seorang warga menembaknya dengan senapan angin.

Akibat aksi warga tersebut, Bintoro berharap, kasus pembunuhan Danang diusut secara hukum. "Kita sepenuhnya menyerahkan masalah ke aparat penegak hukum. Semoga pelakunya dapat ditangkap," ungkap Bintoro.

Sementara sebelum dimakamkan, jasad korban sempat dilarikan ke RSU Mardi Waluyo Kota Blitar untuk keperluan autopsi.

Kapolsek Kanigoro Ajun Komisaris Polisi Imam Subekhi menyatakan, pihaknya kini masih melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi di lapangan.
(san)
Berita Terkait
Ratusan Warga Konawe...
Ratusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 Terluka
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Tidak Mau Sosialisasi...
Tidak Mau Sosialisasi dengan Warga, Dukuh Catur Surawan Dilengserkan Paksa
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Viral! Warga Muratara...
Viral! Warga Muratara Nangkap Ikan di Jalan Penuh Kubangan Lumpur
Warga Perumahan Cluster...
Warga Perumahan Cluster Grand Alifia Pasang Spanduk Protes
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved