FPI Laporkan Tuhan Membusuk ke Polisi

Selasa, 02 September 2014 - 14:41 WIB
FPI Laporkan Tuhan Membusuk...
FPI Laporkan Tuhan Membusuk ke Polisi
A A A
SURABAYA - Tema Orientasi Studi Cinta Akademik dan Almamater (Oscar) Mahasiswa Baru (Maba) 2014 di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya yang bertajuk "Tuhan Membusuk" berbuntut panjang.

Ormas Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur melaporkan mahasiswa UIN Surabaya ke Polda Jatim terkait munculnya spanduk Tuhan membusuk itu. FPI menganggap, mahasiswa telah melakukan penistaan agama pada Oscar 28-31 Agustus lalu.

Sekjen FPI Jatim Khoiruddin dengan didampingi sejumlah pengurus dan kuasa hukum mendatangi Sentra Pelayananan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Mereka juga membawa sejumlah bukti berupa foto copy spanduk yang bertuliskan Tuhan membusuk, meronstruksi fundamentalisme menuju Islam kosmopolitan.

"Kami melaporkan mahasiswa UIN Surabaya atas tudingan melakukan penistaan agama dengan tema tersebut," katanya, Selasa (2/1/2014).

Khoiruddin mengaku, sejumlah bukti itu didapat dari mengunduh gambar-gambar yang telah beredar di sejumlah situs jejaring sosial. Pihaknya juga akan berkonsultasi dengan polisi untuk menjerat mahasiswa dengan Undang-undang ITE. Pasalnya, spanduk bertuliskan Tuhan membusuk juga beredar di dunia maya, baik di Facebook maupun Twitter.

"Masih kami konsultasikan, apakah bisa dikenakan dengan dua pasal sekaligus. Penistaan agama dan Undang-undang ITE," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tema OSCAR di UINSA Surabaya menuai heboh. Tema yang diangkat oleh Fakultas Ushuluddin dan Filsafat cukup kontroversi, yakni Tuhan membusuk.

Tema itu menuai kontroversi dari pengguna Facebook, setelah sejumlah foto terkiat kegiatan Oscar ini diunggah oleh akun Facebook bernama Hasan Achmad. Namun, pihak penyelenggara telah memberi penjelasan bahwa yang dimaksud dengan Tuhan membusuk bukanlah Tuhan yang maha esa, melainkan Tuhan-tuhan yang ada dalam diri manusia.

Termasuk dengan membawa nama Tuhan atas kepentingan politik. Tuhan membusuk adalah kebenaran-kebenaran yang lahir dalam diri manusia, yang kemudian menjelma sebagai sang pengadil. Padahal sang pengadil sejati adalah Tuhan zat yang esa.

Manusia memiliki sifat-sifat ketuhanan yang kemudian menjadikan manusia menjadi orang yang paling benar dari kebenaran-kebenaran yang lain. Kebenaran yang lahir dalam diri manusia menjadi disakralkan untuk kepentingan-kepentingan politik.
(san)
Berita Terkait
Jozeph Paul Zhang Ditetapkan...
Jozeph Paul Zhang Ditetapkan Tersangka Penodaan Agama
Bahas RUU KUHP, Pasal...
Bahas RUU KUHP, Pasal Penodaan Agama Direformulasi
Selama 2020, YLBHI Temukan...
Selama 2020, YLBHI Temukan Puluhan Kasus Penodaan Agama
PSI Tolak Pasal Penodaan...
PSI Tolak Pasal Penodaan Agama di RUU KUHP
Polri Selidiki Dugaan...
Polri Selidiki Dugaan Penodaan Agama oleh Muhammad Kece
Fatwa MUI Gresik: Pernikahan...
Fatwa MUI Gresik: Pernikahan Manusia dengan Kambing Dianggap Penistaan Agama dan Pelaku Dihukumi Murtad!
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
7 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved