Bung Karno, dan Hobi Menyanyi di Kamar Mandi

Minggu, 24 Agustus 2014 - 05:05 WIB
Bung Karno, dan Hobi...
Bung Karno, dan Hobi Menyanyi di Kamar Mandi
A A A
KEBIASAAN Presiden Soekarno ketika mandi adalah menyanyikan lagu-lagu berbahasa Belanda. Kadang, ketika sedang asyik bernyanyi, Soekarno menjadi lupa diri. Dia suka asyik sendiri, hingga tidak sadar suaranya terdengar hingga keluar, dan mengganggu orang lain.

Seperti yang pernah diceritakan oleh Bung Hatta, kepada Dr Z Yasni dalam bukunya Bung Hatta Menjawab, dikutip dari tulisan Mohamad Roem yang berjudul Bung Kecil yang Berbuat Besar, dimuat dalam kumpulan tulisan Mengenang Sjahrir, editor H Rosihan Anwar.

"Satu kali Soekarno menyanyi di kamar mandi, cukup keras juga dan bagi Sjahrir rupanya dirasakan ribut, hingga Sjahrir berteriak 'Houd je mond'," tulis Dr Z Yasni, dalam bukunya Bung Hatta Menjawab.

Menurut Bung Hatta, kejadian itu terjadi saat Soekarno, Sjahrir, dan Agus Salim, menjadi tahanan Belanda, di Prapat. Hatta sangat mengetahui psikologis temannya Sjahrir. Terutama saat mereka bersama-sama dalam pembuangan, di Banda Neira. Saat itu, Hatta tahu Sjahrir merasa kesepian, dan emosinya tidak terkontrol. Dia menjadi suka marah-marah.

Sedangkan Soekarno, dia tidak mengetahui psikologis Sjahrir ketika merasa kesepian di Prapat. Akhirnya dia marah besar kepada Sjahrir, karena merasa dihardik. Namun dia memendam emosinya, hingga timbul benci kepada Sjahrir. Sejak itu, hubungan mereka menjadi kurang harmonis.

Kebencian Soekarno kepada Sjahrir, mencapai puncaknya saat kunjungan Perdana Menteri (PM) Belanda Willem Drees, ke Indonesia. Drees mengajak Sjahrir pergi ke Jakarta, meninggalkan Prapat. Kepada Prof Soepomo, Sjahrir menceritakan apa yang dikatakannya kepada Drees.

Setelah pertemuan dengan Drees, Sjahrir dibebaskan dari Prapat, dan diperbolehkan langsung ke Jakarta menemui istri, dan anak-anak angkatnya. Sedangkan Soekarno, dan Agus Salim, masih berada di Prapat. Tahu Sjahrir dibebaskan, dan langsung ke Jakarta, Soekarno kembali marah besar. Dia menuding Sjahrir berkhianat, dan tidak setia kepadanya.

Tudingan Soekarno kepada Sjahrir, sangat fatal. Karena saat itu Soekarno telah menjabat Presiden Republik Indonesia. Hingga akhirnya, hubungan keduanya sulit didamaikan.

Kembali kepada kebiasaan Soekarno menyanyi, sebenarnya dia bukan hanya suka menyanyikan lagu-lagu Belanda. Tetapi juga lagu-lagu yang berbahasa Indonesia. Namun yang paling sering dinyanyikannya adalah lagu-lagu berbahasa Belanda.

Bagi intelektual Indonesia yang hidup sezaman dengan Bung Karno, menyanyikan lagu-lagu berbahasa Belanda, merupakan hal yang biasa. Pendidikan berbahasa Belanda, dan keahlian mereka menggunakan bahasa itu, merupakan salah satu sebab digemarinya lagu-lagu asing.

Bahkan, hampir semua tokoh pergerakan kemerdekaan ketika itu hafal, dan suka menyanyikan lagu-lagu Belanda. Mohamad Roem, bahkan mengaku selalu menyanyikan lagu "Nina Bobok" kepada cucunya sebagai pengantar tidur, dengan bahasa Belanda.

Dari beberapa lagu berbahasa asing yang sering dinyanyikan Bung Karno, adalah yang berjudul "One Day When We Were Young", gubahan komponis terkenal Johann Straus. Soekarno sangat senang menyanyikan lagi itu, hingga banyak teman-temannya ikut hafal. Berikut petikan lagu merdu itu:

One day when were young
That wonderful morning in May
You told me you loved me
When we were young one day

Sweet songs of spring we sung
And music was never so gay
You told me you loved me
When we were young one day

You told me you loved me
And held me close to your heart
We laughed then, we cried then
Then came the time to part

Demikian ulasan singkat Cerita Pagi tentang Bung Karno, dan hobinya beryanyi diakhiri. Semoga bisa menambah cakrawala pemikiran tentang peristiwa kecil dalam sejarah Indonesia modern, di masa-masa awal Revolusi Kemerdekaan Indonesia.
(san)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
12 menit yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
9 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved