Pelaku Mutilasi Potong Kemaluan Korbannya Ketika Hidup

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 15:49 WIB
Pelaku Mutilasi Potong...
Pelaku Mutilasi Potong Kemaluan Korbannya Ketika Hidup
A A A
PEKANBARU - Pelaku mutilasi MD mengaku memotong kemaluan korbannya saat masih hidup. Keterangan itu disampaikan MD kepada Ketua Komnas Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait.

"Saya sudah wawancara langsung dengan pelaku MD, aktor utama kasus ini. Dari pengakuannya, dia memutilasi kemaluan korbannya saat masih hidup. Ini tidak bisa dibayangkan, betapa sengsara korban saat itu," kata Aris, ditemui di Pekanbaru, Jumat (15/8/2014).

Ditambahkan dia, kasus mutilasi ini telah menyedot banyak perhatian masyarakat. Selain karena korbannya yang berjumlah cukup banyak, juga aksinya yang sangat sadis.

Kepada Aris, pelaku MD juga mengaku memutilasi anak-anak dan menyodominya dengan bantuan istrinya DS (19), dan dua orang temannya, yaitu S (26), dan DK (16).

"Sebelum memotong kemaluan, leher korban terlebih dahulu dijerat, namun korban masih hidup. Jadi para pelaku melihat jelas korban kejang-kejang saat kemaluannya dipotong. Ini mengerikan sekali," tandasnya.

Para tersangka mengaku, tindakan itu dilakukan MD, karena mendapat perintah dari ayahnya yang berprofesi sebagai dukun.

"Pada dasarnya, pelaku MD ingin menjadi dukun, mengikuti jejak ayahnya. Dia memotong seluruh kemaluan korbanya itu atas perintah ayahnya jika ingin mendapat ilmu supranatural," ungkapnya.

Dalam kasus pembunuhan berantai ini, para pelaku yang jumlahnya empat orang telah mendapat tumbal tujuh orang. Semua korbannya adalah anak-anak. Sebelum dimutilasi, korban terlebih dahulu disodomi.
(san)
Berita Terkait
Tujuh Kasus Pembunuhan...
Tujuh Kasus Pembunuhan Sadis Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Ini Tampang Pelaku Mutilasi...
Ini Tampang Pelaku Mutilasi di Tegal
Pangdam XVII/Cendrawasih...
Pangdam XVII/Cendrawasih Buka Suara Terkait Kasus 6 Prajurit TNI AD yang Diduga Mutilasi Warga Sipil di Nduga Timika
Kasus Mutilasi Warga...
Kasus Mutilasi Warga di Papua, Komnas HAM : Diduga Ada Tindakan Penyiksaan dan Kekerasan
Jenazah Korban Mutilasi,...
Jenazah Korban Mutilasi, Rinaldi Dimakamkan di Sleman
Ecky Pemutilasi Angela...
Ecky Pemutilasi Angela di Bekasi Divonis Hukuman Seumur Hidup
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
2 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
3 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
3 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
4 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
4 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved