Pelaku Mutilasi 6 Orang di Riau Ternyata Pasutri
Jum'at, 08 Agustus 2014 - 16:26 WIB
Pelaku Mutilasi 6 Orang di Riau Ternyata Pasutri
A
A
A
PEKANBARU - Polisi berhasil membongkar pembunuhan berantai dengan enam korban di Riau dan membekuk empat pelakunya.
Dari empat tersangka yang dibekuk, dua di antaranya adalah pasangan suami istri (pasutri).
"Dua pasangan suami istri tersebut berinisial MD dan DP, mereka ditangkap di daerah Mandau Bengkalis," kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono Jumat (8/8/2014).
Menurut Kapolda, kedua tersangka melakukan pembunuhan terhadap seorang anak pertama kali di daerah Mandau Kabupaten Bengkalis.
Sebelum dibunuh, diduga korban disodomi dahulu. Kemudian mereka mencari korban lain di Bengkalis sehingga korbannya menjadi tiga orang termasuk satu orang dewasa.
"Modusnya pelaku mengiimingi para korbannya dengan uang. Kemudian mereka dibawa kesuatu tempat dan disanalah mereka melampiaskan niatnya," tegas Kapolda.
Sementara istri pelaku bertugas membantu suaminya untuk melakukan pembunuhan dan memutilasi korbannya. Bahkan pelaku juga memutilasi kemaluan korbannya.
"Untuk korban dewasa korbannya bernama Acin (40) mengalami keterbelakangan mental. Dimana saat kejadian korban sedang memancing dan diimingi ketempat lain yang banyak ikan disana korban dibunuh. Motifnya masih didalami termasuk kemungkinan ada ilmu hitam. Kita juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan mereka," tandasnya.
Usai beraksi di Bengkalis, kedua pasutri ini pindah ke Perawang Kabupaten Siak, Riau. Disana mereka kembali mencari mangsa. Di tempat tersebut, pelaku mensodomi tiga anak lalu memutilasi korbannya.
Di Siak, pelaku bahkan mendapatkan dua pengikut yang turut membantu melakukan pembunuhan berantai itu.
Dari empat tersangka yang dibekuk, dua di antaranya adalah pasangan suami istri (pasutri).
"Dua pasangan suami istri tersebut berinisial MD dan DP, mereka ditangkap di daerah Mandau Bengkalis," kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono Jumat (8/8/2014).
Menurut Kapolda, kedua tersangka melakukan pembunuhan terhadap seorang anak pertama kali di daerah Mandau Kabupaten Bengkalis.
Sebelum dibunuh, diduga korban disodomi dahulu. Kemudian mereka mencari korban lain di Bengkalis sehingga korbannya menjadi tiga orang termasuk satu orang dewasa.
"Modusnya pelaku mengiimingi para korbannya dengan uang. Kemudian mereka dibawa kesuatu tempat dan disanalah mereka melampiaskan niatnya," tegas Kapolda.
Sementara istri pelaku bertugas membantu suaminya untuk melakukan pembunuhan dan memutilasi korbannya. Bahkan pelaku juga memutilasi kemaluan korbannya.
"Untuk korban dewasa korbannya bernama Acin (40) mengalami keterbelakangan mental. Dimana saat kejadian korban sedang memancing dan diimingi ketempat lain yang banyak ikan disana korban dibunuh. Motifnya masih didalami termasuk kemungkinan ada ilmu hitam. Kita juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan mereka," tandasnya.
Usai beraksi di Bengkalis, kedua pasutri ini pindah ke Perawang Kabupaten Siak, Riau. Disana mereka kembali mencari mangsa. Di tempat tersebut, pelaku mensodomi tiga anak lalu memutilasi korbannya.
Di Siak, pelaku bahkan mendapatkan dua pengikut yang turut membantu melakukan pembunuhan berantai itu.
(ilo)