Nenek Nyaris Buta karena Kepalanya Digerogoti Belatung

Rabu, 06 Agustus 2014 - 17:57 WIB
Nenek Nyaris Buta karena...
Nenek Nyaris Buta karena Kepalanya Digerogoti Belatung
A A A
POLMAN - Cici Pondo (58) yang hidup sebatang kara di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, nyaris buta setelah sebagian kepala nenek miskin ini hilang lantaran luka borok yang dipenuhi belatung.

Untuk biaya pengobatan nenek malang ini hanya berharap belas kasih dari orang lain termasuk untuk makan sehari hari.

Warga Kampung Salujerre, Desa Batu Panga Daala, Kecamatan Luyo ini hidup sebatangkara tanpa sanak saudara. Sang nenek menjalani hari harinya digubuk kecil berukuran 2x4 meter yang nyaris ambruk.

Sebagian kepala sinenek malang ditutup perban untuk menutupi luka parah setelah dimakan belatung hingga kepalanya sebagian hilang.

Kondisi sakit Cicci Pondi ini telah lebih kurang 7 tahun dideritanya. Penderitaan yang dialami nenek malang ini berawal saat sebuah benjolan menyerupai bisul di kepala.

Lantaran tidak pernah mendapatkan perawatan hingga luka tersebut makin membesar dan mengeluarkan ulat kecil menyerupai belatung.

Ulat belatung tersebut yang memakan daging kepala Cicci Pondi hingga kondisinya sangat parah dan nyaris buta.

Ironisnya meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit umum dengan biaya dari Bupati Polewali Mandar enam bulan lalu, namun tak juga sembuh.

Si nenek ini hanya bisa bertahan beberapa hari lantaran tak ada satupun warga yang ingin menjaganya.

Tempat tinggal si nenek malang ini memang sangat jauh dari kota kabupaten sehingga akses pengobatan tidak bisa berjalan normal terlebih lagi pengobatan tersebut membutuhkan biaya besar.

Untung saja ada seorang perawat desa yang sekali sebulan merawat luka di kepala si nenek hingga belatung yang dulunya memenuhi kepala kini sudah berkurang.

Namun sejak sebulan terakhir pengobatan yang harusnya rutin dilakukan terpaksa dihentikan lantaran ketiadaan biaya.

Biaya pengobatan Cicci Pondi sejak dulu didapat dari bantuan warga sekitar yang hiba melihat kondisinya termasuk untuk biaya makan sehari hari.

Kini Cicci Pondi si nenek malang ini hanya bisa pasrah dan berharap ada belas kasih dari dermawan untuk membantu biaya pengobatan sakit yang dideritanya.
(sms)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
13 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
21 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
45 menit yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
51 menit yang lalu
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
57 menit yang lalu
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved