Lagi, Ubur-ubur Serang Pengunjung Parangtritis

Minggu, 03 Agustus 2014 - 10:44 WIB
Lagi, Ubur-ubur Serang...
Lagi, Ubur-ubur Serang Pengunjung Parangtritis
A A A
BANTUL - Serangan ubur-ubur di Pantai Parangtritis mulai mengganas. Meski hari Sabtu tidak ada kasus serangan ubur-ubur, sejak Minggu (3/8/2014) pagi ubur-ubur kembali menyengat wisatawan. Belasan orang terpaksa dilarikan ke Pos Kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Petugas SAR Parangtritis Efendi mengatakan, ubur-ubur sudah terlihat menyerang pengunjung pantai Parangtritis sejak hari Jumat (1/8/2014). Setidaknya, dua anak diserang ubur-ubur ketika mandi di Pantai Parangtritis. Namun, serangan ubur-ubur tersebut tak muncul kembali pada hari Sabtu (2/8/2014).

"Hari Jumat sudah mulai muncul ubur-ubur, namun skalanya baru kecil karena baru menyerang dua orang anak. Tetapi anak-anak sudah saya kondisikan," ujarnya.

Namun, SAR Parangtritis bersyukur karena selama musim libur Lebaran ini kasus serangan ubur-ubur sangat minim. Jauh lebih menurun dibanding dengan tahun lalu yang jumlahnya mencapai ratusan kasus. Sehingga saat libur Lebaran kali ini, petugas SAR hanya fokus melakukan pengamanan pengunjung dan tidak disibukkan dengan kasus serangan ubur-ubur.

Kepala Bidang Layanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr Bintarto mengungkapkan, serangan ubur-ubur memang kasus musiman yang selalu terjadi setiap tahun. Serangan ubur-ubur hanya terjadi saat musim-musim kemarau seperti sekarang ini. Hanya saja untuk tahun ini, kasus serangan ubur-ubur tidak seperti perkiraan sebelumnya. "Sebenarnya kami mengira serangan ubur-ubur sebanyak tahun lalu. Tetapi syukurlah, tidak begitu banyak."

Bahkan, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu di mana serangan ubur-ubur sangat banyak, Dinas Kesehatan pun melakukan antisipasi, antara lain menambah posko kesehatan kawasan pantai dari satu buah menjadi empat buah.

Tahun lalu, lanjut Bintarto, Dinas Kesehatan hanya membuka posko kesehatan di Pantai Parangtritis. Namun tahun ini, mereka menambah lagi jumlahnya masing-masing di Pantai Depok, Gua Cemara dan Pantai Baru. "Pos ini awalnya kami dirikan untuk antisipasi serangan ubur-ubur. Tetapi justru banyak dimanfaatkan oleh wisatawan untuk konsultasi kesehatan," tambahnya.
(zik)
Berita Terkait
7 Tempat Wisata Dingin...
7 Tempat Wisata Dingin di Indonesia, Suhunya Tembus 0 Derajat Celsius
9 Rekomendasi Tempat...
9 Rekomendasi Tempat Wisata di Selangor, Malaysia
10 Rekomendasi Tempat...
10 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk Dekat Jakarta untuk Healing di Akhir Pekan
5 Tempat Wisata Dingin...
5 Tempat Wisata Dingin di Karanganyar, Nyaman dan Bikin Betah
7 Tempat Wisata Unik...
7 Tempat Wisata Unik di Pacitan, Ada yang Mirip Hutan Amazon Brasil
7 Tempat Wisata Sejarah...
7 Tempat Wisata Sejarah di Malang, Menelusuri Jejak Masa Lalu
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
14 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
27 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved