KBS Tetap Jadi Tujuan Wisata Warga Surabaya

Kamis, 31 Juli 2014 - 12:49 WIB
KBS Tetap Jadi Tujuan...
KBS Tetap Jadi Tujuan Wisata Warga Surabaya
A A A
SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) rupanya tetap menjadi destinasi menarik untuk disinggahi. Buktinya, hingga hari ketiga pasca Lebaran, taman satwa kebanggaan warga Kota Pahlawan ini tetap ramai dipadati pengunjung.

Jumlah pengunjungnya tercatat mencapai 40.099 orang. Jumlah ini naik dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 39.527 pengunjung. Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Agus Supangat mengatakan, pada hari pertama Lebaran tahun ini, KBS telah dikunjungi sekitar 4.713 orang. Jumlah kunjungan ini menurun dibanding periode yang sama tahun lalu yakni 5.220 pengunjung.

Namun, kondisi seperti itu hanya pada hari pertama Lebaran saja. Ini dikarenakan orang-orang masih melakukan tradisi bersilaturahmi dengan keluarga. Tapi, pada hari kedua dan seterusnya, mengalami peningkatan. "Kami targetkan pada musim libur Lebaran tahun ini, pertumbuhan jumlah pengunjung bisa mencapai 10 persen. Tahun lalu, selama tujuh hari libur Lebaran, jumlah pengunjung mencapai 93.170 orang. Tahun ini kami targetkan sebanyak 102.000 orang," katanya, Kamis (31/7/2014)

Selama libur Lebaran tahun ini, kebun binatang peninggalan wartawan Belanda ini menawarkan berbagai atraksi binatang. Kemudian ada juga atraksi kesenian tradisional seperti pertunjukan Reog Ponorogo. Tak hanya itu, KBS juga memberi tawaran undian berhadiah sepeda motor, yang akan diundi melalui tiket masuk pada 10 Agustus 2014. Program atraksi Semarak 2014 ini berlangsung sejak 28 Juli hingga 10 Agustus 2014.

Khusus untuk tanggal 9-10 Agustus 2014, ada pertunjukan tunggang gajah, pentas aneka satwa dan atraksi gajah. Selain itu masih ada peragaan pemberian makan komodo dan harimau benggala yang berlokasi di masing masing kandang satwa. "Untuk tiket tidak ada kenaikan, tetap Rp15.000 per pengunjung," kata Agus.

Terkait wahana mainan baru di Surabaya, yakni Suroboyo Carnival Night Market (SCNM) yang juga menyedot ribuan pengunjung, Agus mengaku hal itu tidak berpengaruh pada kunjungan warga ke KBS. Sebaliknya, keberadaan wahana baru itu akan menambah destinasi wisata di Surabaya. Warga semakin punya banyak pilihan untuk menghabiskan waktu liburannya.

Tapi, antara SCNM dengan KBS tentu berbeda. SCNM menawarkan wahana permainan modern, sedangkan KBS lebih fokus pada wisata alam satwa. "Bisa jadi, warga Surabaya akan datang ke kedua destinasi wisata ini sekaligus. Misalnya, pagi ke KBS dan sore ke SCNM," paparnya.

Di sisi lain, PDTS KBS masih menghadapi persoalan pelik. Selain usulan perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 19 tahun 2012 tentang PDTS KBS yang tak kunjung rampung, perusahaan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini juga masih belum menerima izin Lembaga Konservasi (LK) dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Padahal, semua syarat dan kelengkapan agar LK tersebut keluar sudah dipenuhi semua oleh PDTS KBS. Hal ini membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini gerah juga. Pihaknya meminta agar izin LK segera turun. Sehingga pihaknya bisa mengelola KBS dengan lebih maksimal. "Saya akan coba surati Kemenhut kenapa izin LK kok belum turun-turun," katanya.
(zik)
Berita Terkait
Senangnya Melihat Kebun...
Senangnya Melihat Kebun Binatang Surabaya Bisa Kembali Dibuka
Akun IG Kebun Binatang...
Akun IG Kebun Binatang Bandung Dibajak, Pengelola Khawatir Dipakai Himpun Bantuan
Kebun Binatang Surabaya...
Kebun Binatang Surabaya Tetap Jadi Tempat Favorit Liburan Tahun Baru
Tidak Mudik Lebaran,...
Tidak Mudik Lebaran, Warga Sidoarjo Ini Ajak Anaknya Mengenal Satwa KBS
Kesulitan Pakan, Satwa...
Kesulitan Pakan, Satwa Kebun Binatang Bandung Dapat Sumbangan Warga
Enam Telur Komodo Menetas...
Enam Telur Komodo Menetas di Kebun Binatang Florida
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
27 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
35 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
46 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved