Stok Darah di PMI Cianjur Menipis

Sabtu, 26 Juli 2014 - 03:05 WIB
Stok Darah di PMI Cianjur...
Stok Darah di PMI Cianjur Menipis
A A A
CIANJUR - Persediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur selama Ramadan betul-betul menipis.

Penyebabnya karena sedikitnya masyarakat yang mendonorkan darah. Staf UTD PMI Kabupaten Cianjur Azwar mengaku, persediaan darah selama puasa sangat minim. Persediaan yang ada saat ini diprediksi hanya cukup untuk 1 atau 2 hari.

"Banyak masyarakat yang 'meliburkan' mendonorkan darahnya selama puasa. Makanya persediaan darah di PMI sangat minim," tuturnya.

Berdasarkan data di PMI Kabupaten Cianjur, saat ini darah yang tersedia yakni untuk golongan A sebanyak 29 labu, golongan B sebanyak 23 labu, golongan O sebanyak 34 labu, dan golongan AB sebanyak 13 labu.

Azwar mengaku, belum lama stok darah di PMI pernah kosong dalam beberapa hari.
"Jumlah stok darah yang ada saat ini tidak hanya dari pendonor rutin, tapi juga sudah dibantu dengan unit mobil keliling yang mendatangi langsung para pendonor," timpalnya.

Azwar tak memungkiri jika sampai saat ini PMI masih mengandalkan para pendonor sukarela yang datang langsung ke kantor PMI di Jalan Dr Muwardi (By Pass). Rata-rata per bulan bisa mencapai kisaran 200-300 orang.

"Tapi selama Ramadan jumlahnya menurun. Dari catatan kami jumlahnya sebanyak 100-150 orang.Padahal kebutuhan darah setiap bulannya sangat banyak," tukasnya.

Menurut Azwar, tahun lalu rata-rata kebutuhan darah di Kabupaten Cianjur mencapai sekitar 1.000 labu per bulan. Namun tahun ini meningkat menjadi 1.200 labu per bulan. "Tapi di sisi lain persediaan juga kurang," katanya.

Sampai saat ini kebutuhan darah banyak didominasi para penderita thalasaemia dan cuci darah. Pasalnya, mereka terus menerus membutuhkan darah.

"Per bulannya mereka (penderita thalasaemia dan cuci darah) membutuhkan 400-500 kantong. Belum lagi bagi pasien yang sedang operasi, penyakit dalam, ibu melahirkan, dan lainnya. Makanya wajar jika kebutuhan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Gen Z Wajib Tahu, Ini...
Gen Z Wajib Tahu, Ini Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Tubuh
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Radjak Hospital Gelar...
Radjak Hospital Gelar Donor Darah Serentak, dr. Handaria Ungkap Manfaatnya
TNI AL Gelar Donor Darah...
TNI AL Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-76 TNI di Koarmada I
Sepekan Ramadhan, Jumlah...
Sepekan Ramadhan, Jumlah Pendonor Darah di PMI DKI Jakarta Turun 50 Persen
Bantu Stok Darah PMI,...
Bantu Stok Darah PMI, Pelajar se-Jakarta Utara Gelar Pekan Donor Darah
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved