Biadab, Bapak Setubuhi Anak Kandung Selama 8 Tahun

Kamis, 17 Juli 2014 - 20:51 WIB
Biadab, Bapak Setubuhi...
Biadab, Bapak Setubuhi Anak Kandung Selama 8 Tahun
A A A
MEDAN - Benar benar bejat, kalimat tersebut sangat pantas ditujukan pada Suparman alias Talip alias Toyib (38). Karena sang bapak ini tega meniduri anak kandungnya YA (17), selama delapan tahun.

Perbuatan bejat kuli bangunan ini terkuak setelah YA menuliskan sepucuk surat yang disampaikan melalui seorang rekannya bernama Indah (17).

Perbuatan Toyib sontak membuat warga Jalan Cinta Karya, Lorong Bengkok, Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia berang dan nyaris menghakimi Toyib di kediamannya, pada Rabu malam 16 Juli 2014.

Informasi yang dihimpun menyebutkan perbuatan biadab bapak dua anak ini sudah berlangsung sejak YA kelas 4 SD.

Saat itu, ibu korban Winarni alias Wiwi (35) sedang bekerja di Malaysia menjadi tenaga kerja wanita.

Diduga lantaran kesepian, Toyib pun memperkosa darah dagingnya itu. Dan ternyata perbuatannya itu berlangsung berkali-kali hingga menyisakan trauma berat bagi putrinya itu.

Menurut Hendri Budiman (30) paman korban, perbuatan abang iparnya itu diketahui pada Rabu pagi.

Ketika itu, YA memberikan sepucuk surat kepada rekan sepermainannya bernama Indah (17) untuk diserahkan ke ibu kandungnya Winarni.

Dalam surat yang bertuliskan "Mak, sebelumnya aku minta maaf. Dan aku mau nanya sama mamak, sebenarnya aku ini anak kandung atau anak tiri? Kenapa bapak tega memperkosa aku mak?". Surat tersebut pun diminta YA untuk diberikan kepada ibunya melalui Indah.

"Aku tadi pagi ketemu sama YA bang, jadi aku disuruh nganterin surat sama mamak nya. Katanya dia takut ngasih sama mamaknya," kata Indah saat ditemui di sekitar lokasi.

Sontak, Winarni selaku penerima surat dan juga ibu kandung korban nyaris pingsan begitu membaca surat yang tertulis dalam secarik kertas itu.

Seakan tak percaya, Winarni pun memanggil keluarganya untuk menanyakan kebenaran perbuatan bejat suaminya itu.

Setelah didesak, akhirnya Toyib mengaku bahwa dirinya sudah berkali-kali memperkosa putri pertamanya itu.

"Mau copot jantung ku bang membaca surat itu, aku tak bisa bilang apa-apa," kata ibu korban yang baru setahun kembali dari Malaysia.

Menurut Winarni, dia memang sempat bekerja di Malaysia selama delapan tahun lamanya. Namun semula dia mempercayakan putrinya itu kepada suaminya yang menurutnya baik dan soleh.

"Aku memang kerja di Malaysia, sejak SD sudah ku tinggalkan anak ku itu bang. Nyesal aku, sangat nyesal. Jadi setahun belakangan ini aku sudah ada di Medan. Jadi selama setahun ini aku jualan di pajak, berangkat jualan pagi-pagi dan pulang baru sore," kata ibu dua anak ini.

Kabar soal perbuatan bejat Toyib pun sampai ke telinga warga, mengetahui aib tersebut warga yang berang langsung mengepung kediaman Toyib.

Sempat bersembunyi, warga yang kian emosi berteriak agar Toyib keluar dari rumah. Menghindari aksi brutal warga, personel dari Polsekta Medan Baru dikerahkan ke lokasi.

Dan benar saja, ratusan warga telah mengepung kediaman bapak dua anak itu.
Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Toyib berhasil dievakuasi dari kepungan warga yang berang dan diamankan ke Polsekta Medan Baru.

Saat ditanyai, Toyib hanya diam dan tak melontarkan kata-kata soal perbuatan bejatnya itu. Namun ia sempat berkata jika khilaf.

"Khilaf saya pak," katanya singkat seraya tak menyesali perbuatannya.
Toyib pun masih menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Medan Baru, pasalnya menurut informasi bapak bejat ini telah puluhan kali memperkosa putrinya itu dan mengancamnya.

Sementara itu, YA hanya menangis saat turut dibawa ke Polsekta Medan Baru. Ia seakan tak kuasa menahan malu begitu mengetahui aib tentang dirinya akhirnya terkuak.

Terpisah, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsekta Medan Baru Iptu Alexander Piliang mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa korban dan pelaku. "Masih kita periksa dulu ya," katanya.
(sms)
Berita Terkait
86 Perempuan Diperkosa...
86 Perempuan Diperkosa Setiap Hari di India, Negara Dinilai Melakukan Pembiaran
Miris! Pelaku Pemerkosaan...
Miris! Pelaku Pemerkosaan Tak Ditangkap, Korban Justru Dilaporkan Balik ke Polisi
Gadis 14 Tahun Diperkosa...
Gadis 14 Tahun Diperkosa Dua Orang Pria Secara Bergilir Dalam Mobil
Lihat Istri Tetangga...
Lihat Istri Tetangga Pakai Handuk, Buruh di OKU Nafsu Lakukan Pemerkosaan
Tak Terima Istrinya...
Tak Terima Istrinya Dirudapaksa, YL Habisi Nyawa Keponakannya
4 Siswi SMA Diduga Diperkosa...
4 Siswi SMA Diduga Diperkosa Oknum Pejabat dan Politisi, Polda Papua Periksa 7 Saksi
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
3 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved