Polisi Tolak Penangguhan Penahan 5 Siswa SMAN 3

Senin, 07 Juli 2014 - 16:26 WIB
Polisi Tolak Penangguhan...
Polisi Tolak Penangguhan Penahan 5 Siswa SMAN 3
A A A
JAKARTA - Pihak kepolisian menolak penangguhan penahanan kelima tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan dua orang dalam orientasi pecinta alam SMAN 3, Setiabudi, Jakarta Selatan di kawasan Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, alasan penolakan penangguhan penahanan tersebut berdasarkan fakta yang telah diterima oleh penyidik. (Baca: 5 Siswa SMAN 3 Mengajukan Penangguhan Penahanan)

"Mereka sudah berjanji secara tertulis tidak akan melakukan hal itu lagi saat kasus penganiayaan yang melibatkan anggota Sabhawana pada Februari lalu," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/7/2014).

Pada saat itu, ada tiga orang yang dilaporkan dua diantaranya adalah pelaku yang sama dengan kasus di Tangkuban Perahu. (Baca: Usai Diperiksa, 5 Siswa SMAN 3 Ditahan)

Selain itu, pihaknya juga tengah fokus merampungkan berkas penyidikan sehingga bisa segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi, DKI Jakarta. (Baca: Kekerasan yang Diterima Arfian Sudah Tradisi)

"Karena ini juga berkaitan dengan UU perlindungan anak maka kita fokuskan anak-anak yang jadi tersangka bisa segera disidangkan," ujarnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno menegaskan, saat ini pihaknya sudah memerintahkan Polres Jakarta Selatan untuk segera mengungkap pelaku lainnya dalam kasus penganiayaan tersebut.

"Kita juga sudah bekerjasama dengan Polda Jawa Barat untuk mengungkap penyebab kematian korban kedua bernama Padian di RS Hasan Sadikin," katanya.

Dia melanjutkan, sampai saat ini segala informasi masih terus digali. Adanya kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini cukup besar mengingat sampai saat ini kasusnya terus berkembang.

"Kita masih terus melakukan pemeriksaan, dan saat ini kelima tersangka juga masih diperiksa intensif," tukasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Beraninya Aniaya Pasutri...
Beraninya Aniaya Pasutri Lansia, 2 Pemuda Ini Nangis Ditangkap Tim Paniki Rimbas Satu
Tak Terima Ditegur Kecilkan...
Tak Terima Ditegur Kecilkan Volume Ponsel, Pria China Hajar Penumpang Subway
Tersangka KDRT Belum...
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Korban Berharap Mendapat Keadilan
Temui Direktur Keuangan,...
Temui Direktur Keuangan, Wanita Ini Diduga Dipukuli di Apartemen Jakarta Barat
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Ade Armando
Balas Dendam, 2 Pemuda...
Balas Dendam, 2 Pemuda di Magelang Hajar 2 Orang sampai Kepala Bocor
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved