Besaran BOS Negeri dan Swasta Disamakan

Minggu, 29 Juni 2014 - 13:53 WIB
Besaran BOS Negeri dan...
Besaran BOS Negeri dan Swasta Disamakan
A A A
CIREBON - Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno berjanji memberikan perhatian yang sama kepada sekolah negeri maupun swasta mulai tahun ajaran baru ini. Karenanya, dia menghendaki orangtua tak memaksakan anak-anaknya masuk sekolah berstatus negeri.

Dia menyatakan, minat orangtua dan anak memiliki perbedaan. Pada gilirannya, minat akan mempengaruhi prestasi siswa bersangkutan. Pemkot Cirebon dalam hal ini secara perlahan akan mengubah pola pikir para orangtua. "Saya ingin orangtua tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri. Harapan ini akan kami barengi melalui peningkatan kualitas manajemen sekolah swasta," papar dia, Minggu (29/6/2014).

Dia menegaskan, kebijakan dan perhatian pemerintah kepada sekolah swasta dan negeri tidak akan jauh berbeda. Salah satu bentuk perhatian yang diberikan pihaknya kepada sekolah swasta berupa pemberian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang besarannya sama dengan sekolah negeri.

Pemkot Cirebon telah menyerahkan dana BOS Rp2,3 juta/siswa/tahun. Nilai itu sama antara siswa sekolah negeri maupun sekolah swasta. Dia mengklaim, BOS Kota Cirebon dimungkinkan tertinggi dibanding BOS dari daerah lain, seperti Kabupaten Cirebon dan kota lain. "Bahkan mungkin ada kota/kabupaten lain yang tak mampu beri BOS," ujar dia.

Pihaknya menargetkan, mulai 2013 hingga 2018 warga Kota Cirebon wajib mengenyam pendidikan sampai SMA. Dana BOS senilai lebih dari Rp2 juta itu diharapkan dapat meringankan beban orangtua dan mendorong semangat orangtua menyekolahkan anak-anaknya.

Menurut dia, paradigma orangtua ke depan harus diubah. Anak-anak tidak harus bersekolah di sekolah negeri, mengingat saat ini tak sedikit siswa sekolah swasta yang berprestasi. Hal ini dikatakannya tak lepas dari mutu sekolah swasta yang tak kalah dengan sekolah negeri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Wahyo menjelaskan, dana BOS yang dicairkan masing-masing Rp2,3 juta/siswa/tahun untuk SMA dan untuk SMK sebesar Rp2,4 juta/siswa/tahun. "Untuk subsidi SPP Rp750 ribu, BOS Rp150 ribu, dan LKS Rp92.970," tambah dia.
(zik)
Berita Terkait
Kantor Suku Dinas Pendidikan...
Kantor Suku Dinas Pendidikan Jakbar Wilayah I Digeledah
Mengaku Kerap Diintimidasi...
Mengaku Kerap Diintimidasi Soal Dana Bos, Seluruh Kepsek di Inhu Mundur
Disdik Khawatir Bantuan...
Disdik Khawatir Bantuan Kuota Internet ke Siswa Disalahgunakan
Penggunaan Dana BOS...
Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Juknis Permendikbud 2020
Dana BOS Belum Cair,...
Dana BOS Belum Cair, Listrik SMPN 3 Makassar Nyaris Diputus
Korupsi Dana Bos di...
Korupsi Dana Bos di Gowa, Kepala Sekolah dan Bendahara Ditahan Kejaksaan
Berita Terkini
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
18 menit yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
38 menit yang lalu
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
1 jam yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
1 jam yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
2 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
15 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved