Tega, Bayi Prematur Dibuang di Atap Rumah

Jum'at, 20 Juni 2014 - 19:26 WIB
Tega, Bayi Prematur...
Tega, Bayi Prematur Dibuang di Atap Rumah
A A A
SIDOARJO - Sejumlah warga Perumahan Bluru Permai RT/RW 05, Kecamatan Sidoarjo menjelang subuh dikagetkan suara tangis bayi, Jumat (20/6). Setelah didekati ternyata tangis bayi itu berasal dari atap rumah Agus Santoso di Blok D.

Bayi yang berada di dalam kardus itu ditaruh di talang atap depan rumah Agus. Warga yang berdatangan ke lokasi kemudian menurunkan kardus itu.

Selanjutnya, bayi yang diperkirakan berumur sehari itu dibawa ke RSUD Sidoarjo. "Warga kaget kok ada suara tangis bayi, ternyata ditaruh di atap rumah," ujar salah satu warga.

Setelah dicek ternyata kondisi bayi kurang stabil sehingga langsung dimasukkan di ruang stabilitas neunatus RSUD Sidoarjo. Bayi tersebut harus mendapat perawatan dan pengawasan khusus.

Humas RSUD Sidoarjo Achmad Zainuri menjelaskan, bayi tersebut di antar ke RSUD sekitar pukul 05.30 WIB. Bayi dengan berat 1,25 kilogram dan panjang 35 centimeter tersebut kondisinya memang kurang stabil.

Karena kondisi bayi tidak stabil, dokter kemudian memutuskan memasukkan ke alat infant warmer. “Alat tersebut untuk menghangatkan dan mendeteksi detak jantung. Semoga kondisi bayi segera normal,” harap Zainuri.

Dia menambahkan, secara fisik kondisi bayi itu sehat. Selain itu, tidak ada ciri-ciri apapun yang menandai bayi mungil tersebut. Hanya saja kondisinya yang belum stabil membuat pengawasan oleh dokter harus lebih rutin.

Sementara itu, polisi masih mencari pelaku yang membuang bayi itu. Beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan untuk menguak siapa pelakunya. Kemungkinan besar yang membuang bayi merupakan warga yang tinggalnya tak jauh dari daerah itu, atau yang tahu seluk-beluk kawasan itu.

Warga juga tak menyangka jika bayi itu bakal dibuang. Iebih parahnya lagi ditaruh di atap rumah dengan dimasukkan kardus. “Kalau kardus berisi bayi itu jatuh dari atap bisa-bisa mati. Untung segera ditemukan warga," ujar warga lainnya.

Kapolsek Sidoarjo Kompol Kurniawan Wulandono mengaku hingga kini belum diketahui identitas orang tua bayi tersebut.

Kurniawan menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan kepala desa terkait penemuan bayi tersebut. Hal itu dilakukan agar memperoleh informasi jika ada warganya yang hamil dan melahirkan.

Polisi juga telah mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi-saksi yang mengetahui bayi itu. “Beberapa saksi juga sudah kamimintai keterangan. Kami berupaya agar pembuang bayi itu bisa segera ditangkap,” tandas Kurniawan.
(ilo)
Berita Terkait
Cece Siksa Anak Tiri...
Cece Siksa Anak Tiri Berusia 2 Tahun dengan Tongkat Alumunium dan Disundut Rokok
Anak Tewas Disiksa Ayah...
Anak Tewas Disiksa Ayah Tiri, Sang Ibu Stres Berat
Usai Membunuh Anak Tiri,...
Usai Membunuh Anak Tiri, Cece Ancam Habisi Nyawa Istri
Sadis, Ibu Muda di Ende...
Sadis, Ibu Muda di Ende NTT Tega Gorok Leher Bayinya Sendiri hanya Gara-gara Masalah Ekonomi
Sejoli Pembuang Bayi...
Sejoli Pembuang Bayi Ajukan Penangguhan Penahanan
Miris, Mayat Bayi di...
Miris, Mayat Bayi di Sungai Mojokerto Diduga Dibunuh Sebelum Dibuang
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
46 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
56 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved